SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13 Juni 2026) – Lembaga Analisis Studi Kebijakan dan Pemberdayaan (LANSKAP) Sumbawa merilis hasil penelitian pengembangan learning material berbasis media pembelajaran interaktif untuk penguatan literasi dan numerasi peserta didik Fase B Sekolah Dasar di Kabupaten Sumbawa.
Rilis ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan ekspose akhir hasil penelitian yang telah disampaikan kepada pemangku kepentingan daerah pada Selasa, 10 Juni 2026, bertempat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Riset Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa.
Penelitian yang diketuai Irma Suryani, M.Pd, bersama anggota tim peneliti yakni Ana Merdekawati, MM, Syafruddin, M.Pd dan Nurkhairunnisa, M.Pd ini, berhasil mengembangkan media pembelajaran interaktif untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi “Gerak di Sekitar Kita” bagi peserta didik Kelas IV SD. Produk dinilai sangat layak berdasarkan validasi ahli dan sangat praktis berdasarkan respons pengguna.
Menurut Erma–sapaan akrabnya, berdasarkan hasil validsi oleh enam orang ahli materi dan dua ahli media, produk yang dikembangkan memperoleh rata-rata skor 92,09% atau berada dalam kategori sangat layak. Aspek isi dinilai sesuai dengan capaian pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta kebutuhan penguatan literasi dan numerasi.
“Sementara aspek tampilan, interaktivitas, dan kemudahan penggunaan juga mendapat penilaian sangat baik dari para ahli,“ tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa media ini dirancang untuk menjawab tantangan pembelajaran di sekolah dasar yang masih cenderung bergantung pada buku teks cetak dan penyampaian verbal.
“Peserta didik Fase B mulai dituntut memahami informasi, bernalar, dan memecahkan masalah, tetapi secara perkembangan mereka masih membutuhkan pembelajaran yang konkret, visual, dan kontekstual. Media interaktif ini menjadi jembatan antara tuntutan kurikulum dan kebutuhan siswa,” ujarnya.
Sementara Ana Merdekawai, anggota tim peneliti mengungkapkan bahwa, ujicoba produk kepada peserta didik di tiga sekolah dasar negeri (SDN 6 Sumbawa, SDN 1 Labuhan Sumbawa, dan SDN Nijang) menunjukkan respons yang sangat positif. Rata-rata respons siswa mencapai 92,40% dengan kategori sangat praktis. Sebanyak 93,18% siswa menilai tampilan media menarik, 92,73% menyatakan media membantu memahami materi, dan 90,64% mengaku minat serta motivasi belajarnya meningkat setelah menggunakan media interaktif tersebut.
Penelitian yang berlangsung dari Januari hingga Mei 2026 ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang sistematis, mulai dari analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, hingga evaluasi. Produk akhir yang dihasilkan tidak hanya memuat materi, tetapi juga ilustrasi visual, aktivitas belajar interaktif, latihan soal, dan evaluasi yang disusun secara bertahap dari konsep konkret menuju pemahaman abstrak.
Arya Ningsih, PhD selaku Kabid Litbang Bapperida Kabupaten Sumbawa, mengharapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai salah satu dasar dalam menyusun program penguatan inovasi pembelajaran, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas literasi dan numerasi di sekolah dasar.
“Media ini tidak menggantikan buku utama, tetapi menjadi alternatif yang aplikatif dan mudah digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan menyenangkan,” tandas Arya.
Sehingga dari penelitian ini semakin banyak sekolah dan guru yang termotivasi untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif serupa guna menjawab tantangan peningkatan kualitas pendidikan, kemandirian siswa dan fokus pada pengembangan karakter serta ketrampilan praktis siswa. (SR)






