SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24 April 2026) – Sejumlah pekerja seks komersial (WTS), pemandu karaoke terinfeksi penyakit menular hingga seorang pengguna narkoba, terjaring dalam operasi terpadu Tim Gabungan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibumlinmas) yang dikoordinir Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa selama dua hari, Kamis hingga Jumat (22–23 April 2026) malam.
Operasi yang dimulai sejak pukul 20.00 Wita itu menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Sumbawa, Unter Iwes, dan Labuhan Badas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin pemerintah daerah dalam menegakkan peraturan daerah (Perda) sekaligus menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Salah satu titik operasi berada di pusat hiburan kawasan Sampar Maras, Dusun Empan, Labuhan Badas. Di lokasi tersebut, tim melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 32 pemandu karaoke. Dari hasil pemeriksaan, dua orang dinyatakan positif infeksi menular seksual (IMS).
Selain itu, petugas juga melakukan razia di sebuah hotel melati di dalam Kota Sumbawa. Di lokasi ini, diamankan dua WTS asal luar daerah bersama seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun yang diduga sebagai pengguna jasa. Tak hanya itu, seorang pria berusia 45 tahun turut diamankan setelah hasil tes urine menunjukkan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.
Kepala Satpol PP Kabupaten Sumbawa, Abdul Haris S.Sos selaku penanggung jawab kegiatan, Jumat (24/4/26) menjelaskan bahwa operasi gabungan ini melibatkan berbagai instansi, mulai dari Satpol PP, TNI-Polri, BNN, hingga sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Operasi ini bertujuan menegakkan Perda, sekaligus meningkatkan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.
Terhadap para WTS yang terjaring, dilakukan pembinaan sebelum dipulangkan ke daerah asal. Sementara remaja yang terlibat telah dikembalikan kepada orang tua atau wali. Untuk pemandu karaoke yang terindikasi IMS, diserahkan ke puskesmas guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Adapun pelaku yang positif narkoba diserahkan kepada pihak BNN untuk proses lanjutan.
Koordinator kegiatan, Mukhtamarwan S.Pt, menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala.
“Ini komitmen kami dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan sehat bagi masyarakat Sumbawa,” pungkas Wawe akrab ia disapa. (SR)






