SUMBAWA BESAR, samawarea.com (27 Februari 2026) – Kendati baru genap setahun menjabat, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Ir. H. Syatafuddin Jarot MP – Drs. H. Mohamad Ansori sudah mampu merealisasikan sejumlah program unggulannya.
Salah satunya merealisasikan Program Unggulan ke-8 Jarot–Ansori berupa pemberian insentif kepada imam masjid, guru ngaji, dan pemuka agama lintas agama hingga tingkat dusun.
Kepada samawarea.com, Jumat (27 Februari 2026), Bupati yang disapa Haji Jarot menjelaskan bahwa program tersebut difokuskan pada peningkatan kesejahteraan tokoh agama yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pembinaan moral, spiritual, dan kerukunan masyarakat. Sepanjang tahun anggaran 2025, insentif diberikan secara rutin sebesar Rp 150.000 per bulan selama 12 bulan penuh.
623 Tokoh Agama Terbantu
Total penerima manfaat dalam program ini mencapai 623 tokoh agama yang tersebar di berbagai desa dan dusun di Kabupaten Sumbawa. Mereka terdiri dari imam masjid, guru ngaji, penyuluh agama, serta pemuka agama lintas keyakinan.
Untuk rinciannya, sebut Haji Jarot, adalah Imam Masjid 52 orang senilai Rp 93.600.000. Penyuluh Agama 76 orang sebesar Rp 136.800.000, Guru Ngaji 495 orang mencapai Rp 891.000.000
“Secara keseluruhan, total anggaran yang dikucurkan dalam Program Unggulan 08 ini mencapai lebih dari Rp1,1 miliar dalam satu tahun anggaran,” ungkap Bupati.
Untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran dan transparan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam proses penyaluran insentif.
Skema ini diharapkan mampu menjamin akuntabilitas serta ketepatan penerima manfaat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Jarot–Ansori dalam memperkuat nilai-nilai religius dan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
“Pemerintah daerah menilai bahwa peran tokoh agama sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial, membangun karakter generasi muda, serta menciptakan lingkungan yang rukun dan damai hingga tingkat dusun,” imbuhnya.
Dengan realisasi Program Unggulan 08 ini, Bupafi berharap kesejahteraan tokoh agama semakin meningkat dan semangat pengabdian mereka dalam membina umat terus terjaga. (SR)






