SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Januari 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Hal itu ditegaskan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam pidatonya pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa, Kamis (22/1/2026).
Bupati Haji Jarot menyampaikan, Pemkab Sumbawa bergerak dengan pendekatan yang sederhana namun memberikan dampak langsung bagi petani. Melalui kerja sama dengan Kementerian Pertanian, ratusan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta bibit unggul telah disalurkan kepada para petani di berbagai wilayah.
“Tujuan kami jelas, hasil panen meningkat dan biaya produksi menurun. Karena kesejahteraan petani tidak hanya ditentukan oleh kerja keras, tetapi juga oleh dukungan sistem yang adil dan tepat sasaran,” tegasnya.
Menurut Bupati, kerja keras petani Sumbawa yang didukung kebijakan pemerintah mulai membuahkan hasil yang membanggakan. Salah satu capaian strategis adalah keberhasilan Kabupaten Sumbawa mengekspor jagung sebanyak 6.000 ton ke Filipina pada Juni 2025 lalu.
“Ini bukan sekadar angka ekspor, tetapi penegasan bahwa produk pertanian Sumbawa mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.
Keberhasilan tersebut, lanjut Haji Jarot, menjadi bukti bahwa sektor pertanian Sumbawa memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian daerah. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan kebijakan pro-petani agar sektor pertanian semakin berdaya saing dan berkelanjutan.
Peringatan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa tahun ini mengusung semangat kebersamaan dan optimisme, dengan harapan pembangunan di berbagai sektor, khususnya pertanian dan ketahanan pangan, semakin memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (SR)






