SUMBAWA BESAR, samawarea.com (12 Desember 2025) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Kamis (11/12/2025).
Rapat dihadiri Kepala Bappeda Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., Wakil Gubernur NTB 2008–2013, Ir. H. Badrul Munir, M.M., pimpinan OPD terkait, serta perwakilan BUMN dan BUMD.
Dalam sambutannya, Wabup Ansori menegaskan bahwa isu kemiskinan menjadi salah satu dari 12 program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Menurutnya, kemiskinan di Sumbawa tidak hanya menyangkut aspek ekonomi, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas pendidikan, ketersediaan rumah layak huni, serta akses pelayanan kesehatan dasar.
“Kemiskinan bersifat multidimensi dan penanganannya harus dilakukan secara lintas sektor. Tidak bisa hanya dikerjakan secara mandiri. Karena itu, koordinasi seperti ini sangat penting,” tegasnya.
Wabup juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Sumbawa. Ia menilai bahwa dengan kekayaan tersebut, kasus kemiskinan semestinya tidak terjadi dan harus diberantas secara maksimal.
Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah pentingnya validitas data penerima bantuan sosial. Data yang tidak akurat dinilai berpotensi membuat bantuan salah sasaran dan justru mempertahankan kondisi kemiskinan.
“Jika data tidak valid, bantuan yang diberikan bukan memberantas kemiskinan, tetapi justru memeliharanya. Karena itu pendataan tidak bisa hanya oleh satu sektor, harus melibatkan kolaborasi banyak pihak,” jelas Wabup.
Ia menambahkan bahwa proses pembaruan dan verifikasi data secara berkala merupakan langkah wajib agar berbagai intervensi pemerintah dapat tepat sasaran.
Mengakhiri sambutannya, Wabup Ansori berharap rakor ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD, sehingga target penurunan kemiskinan dapat dicapai lebih cepat.
“Sinergi yang baik akan membawa kita pada Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera,” pungkasnya. (SR)






