NTB Dilirik Dunia Sebagai Laboratorium Ketangguhan Bencana

oleh -413 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (17 Oktober 2025) — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa masyarakat NTB memiliki ketangguhan luar biasa dalam menghadapi bencana, berkat warisan kearifan lokal yang telah mengakar kuat sejak lama.

Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan kehormatan dari International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) dan Donor Advisory Group (DAG) di Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Mataram, pada Kamis (16/10).

“Merupakan kehormatan bagi kami dapat bekerja sama dengan IFRC. Kami berharap Anda pulang dengan membawa kabar baik dari Lombok,” ujar Gubernur Iqbal di hadapan perwakilan IFRC, PMI, dan delegasi donor internasional.

Menurut Gubernur, NTB bukan hanya dikenal sebagai wilayah rawan bencana, tetapi telah menjadikan setiap peristiwa alam sebagai sumber pembelajaran dan kekuatan kolektif.

Kami sudah terbiasa hidup berdampingan dengan bencana. Bahkan, bencana bagi kami juga merupakan keindahan—tergantung bagaimana kita menyikapi,” ungkapnya.

Gubernur Iqbal menekankan bahwa masyarakat NTB telah lama mewarisi nilai-nilai luhur dalam menghadapi bencana. Solidaritas, gotong royong, dan hubungan harmonis dengan alam menjadi kekuatan utama dalam membangun ketahanan daerah.

Kami terbuka menerima saran dan dukungan dari IFRC agar kapasitas daerah ini semakin kuat di masa depan,” imbuhnya.

Ketua PMI Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Herman Mahaputra, menyampaikan apresiasi atas kunjungan IFRC dan DAG ke NTB. Menurutnya, kunjungan ini bukan hanya sebagai bentuk solidaritas internasional, tetapi juga bagian dari penguatan misi kemanusiaan di daerah.

Kunjungan ini bertujuan membawa misi kemanusiaan, memperkuat kesiapsiagaan, serta merancang strategi keberlanjutan pendanaan,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara PMI, IFRC, dan komunitas donor internasional untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis lokal.

Perwakilan IFRC, Under Secretary General for Humanitarian Diplomacy and Digitalization, Nena Stoiljkovic, menyatakan kekagumannya terhadap kesiapan dan semangat masyarakat NTB dalam membangun ketahanan bencana.

NTB menunjukkan bagaimana nilai-nilai lokal bisa berpadu dengan dukungan global untuk menciptakan sistem tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman NTB dapat menjadi contoh global dalam membangun ketahanan masyarakat berbasis budaya lokal, yang dikombinasikan dengan inovasi dan kolaborasi internasional.

Kunjungan IFRC dan Donor Advisory Group ke NTB menjadi bukti nyata sinergi antara kearifan lokal dan solidaritas global. Dengan semangat gotong royong, nilai-nilai budaya, serta dukungan teknologi dan kemanusiaan internasional, NTB mulai dilirik sebagai model ketangguhan komunitas di tengah era krisis iklim dan bencana global.  (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *