SUMBAWA BESAR, samawarea.com (27 Agustus 2025) — Naas menimpa seorang pria berinisial J (45). Warga Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, ditemukan tak bernyawa di area tambak udang tradisional wilayah setempat, Selasa (26/08/2025) pagi pukul 07.00 Wita.
Korban yang merupakan pekerja tambak pertama kali ditemukan oleh pemilik tambak, MS (57).
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.IK, yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Moyo Hilir IPTU Husni, membenarkan adanya penemuan mayat berjenis kelamin pria.
Ini terungkap ketika MS–pemilik tambak mencari korban salah satu karyawannya yang tak kunjung terlihat. Setelah berkeliling, MS kaget menemukan korban sudah tertelungkup di pinggir pematang tambak.
MS pun segera menghubungi saksi lain berinisial F (63) dan menginformasikan kejadian tersebut kepada keluarga korban serta warga sekitar. Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka menggunakan mobil pickup.
Mendapat laporan, Kapolsek Moyo Hilir, IPTU Husni memerintahkan tim menuju lokasi kejadian. Sekitar pukul 08.30 Wita, tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim medis dari Puskesmas Moyo Utara, serta tim Inafis dari Polres Sumbawa untuk melakukan visum luar.
Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dr. Disti dari Puskesmas Moyo Utara, ditemukan beberapa luka pada tubuh korban, antara lain, luka bakar di kedua lengan, luka lecet di dagu, paha, betis, perut, dan telinga.
Berdasarkan temuan di TKP, korban diduga meninggal dunia akibat pakaiannya terlilit besi as kincir tambak. Korban ditemukan dalam posisi telungkup di dekat mesin kincir.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kita, J. Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan dan olah TKP, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga yang sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Kapolsek.
Jenazah J direncanakan akan dimakamkan pada pukul 14.00 Wita di TPU Dusun Omo. (SR)






