SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13 Juli 2025) – Setelah sukses menyiapkan lahan untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) dan Balai Konservasi Moyo Satonda, Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini tengah memperjuangkan hadirnya Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN) di tanah Samawa.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, mengungkapkan bahwa proses pengajuan pembangunan UNHAN di Kabupaten Sumbawa telah memasuki tahap yang sangat strategis.
Bupati mengaku sudah diwawancarai terkait kesediaan dan kesiapan lahan. Bahkan pihaknya sudah mendapat rekomendasi Menteri Pertahanan dan sekarang menuju meja Presiden.
“Sedang saya kejar. Surat permohonan sudah saya kirim tiga minggu lalu. Surat kesiapan lahan dan titik koordinat lokasi juga sudah saya kirim lima hari lalu setelah wawancara,” ungkap Bupati Haji Jarot, kepada samawarea.com, Minggu (13/7).
Ia menyebut, kehadiran UNHAN di Sumbawa akan menjadi sejarah. Sebab akan menjadi kampus negeri pertama di Pulau Sumbawa.
“Ini akan menjadi pencapaian monumental dalam sejarah pembangunan pendidikan di daerah.M ohon doa, semoga bisa terwujud. Ini akan menjadi sejarah. Suatu capaian besar jika UNHAN hadir di Sumbawa,” tambahnya.
Haji Jarot mengakui banyak manfaat yang didapat daerah jika UNHAN terbangun di Sumbawa. Di antaranya membuka akses, menggerakkan ekonomi. Selain membuka akses pendidikan tinggi berkualitas, kehadiran UNHAN juga diyakini akan memberi dampak luas terhadap pembangunan daerah.
Mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia akan datang dan menetap di Sumbawa, mendorong tumbuhnya berbagai sektor ekonomi seperti kos-kosan, warung makan, transportasi lokal, hingga UMKM berbasis komunitas.
Lebih jauh, kampus ini akan menjadi pusat lahirnya generasi muda dengan semangat bela negara, nasionalisme, dan penguasaan ilmu pertahanan serta teknologi.
“Masyarakat memiliki akses lebih mudah ke pendidikan tinggi, terutama dalam bidang strategis nasional. Generasi muda terdorong untuk melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan daerah,” bebernya.
Tak hanya itu, lanjut Bupati, pemerintah pusat dipastikan akan membenahi jalan, listrik, dan jaringan telekomunikasi sebagai penunjang kampus. Demikian dengan aksesibilitas wilayah makin baik, menjadikan Sumbawa lebih strategis secara nasional.
“Posisi geopolitik Sumbawa sebagai wilayah tengah Indonesia diperkuat. Menjadi daya tarik baru dalam program pembangunan kawasan timur Indonesia,” imbuhnya.
Bupati pun mengajak seluruh elemen masyarakat, DPRD, tokoh agama dan pemuda, serta dunia usaha untuk mendukung penuh rencana strategis ini. Ia menekankan bahwa ketika kampus tumbuh, maka daerah pun akan ikut tumbuh.
“Mari kita kawal bersama. Ini bukan hanya proyek pendidikan, ini adalah masa depan Sumbawa,” tutupnya. (SR)







Semoga sukses berjalan lancar
Semoga sukses