Wabup Ingatkan OPD Kelola Anggaran Seefisien, Hindari Kegiatan yang Tidak Produktif

oleh -870 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 Maret 2025) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengingatkan seluruh perangkat daerah agar mengelola anggaran secara efisien dan tidak menghabiskannya untuk kegiatan-kegiatan yang tidak produktif. Hal ini disampaikannya saat Safari Ramadhan di Masjid Al-Falah, Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes, Senin (17/3).

Acara yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Ketua BAZNAS, Camat Unter Iwes, Forkopimcam Unter Iwes, Kepala Desa Boak, Kepala Desa Jorok serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat ini dirangkaikan dengan penyaluran bantuan di antaranya bantuan pembangunan Masjid Al-Falah Desa Boak sebesar Rp 15 juta,

pembangunan Masjid Nurul Iman Desa Jorok Rp.10 juta, bantuan paket Ramadhan untuk Takmir Masjid Al-Falah dari BAZNAS, dan bantuan Al-Qur’an dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Wabup H. Ansori menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang tepat sasaran demi kepentingan rakyat. “Sebagai Wakil Bupati, saya ingin melayani dan mengabdi kepada rakyat. Pemerintah harus bekerja secara terstruktur dan terukur, dengan program yang benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” tegasnya.

Ia juga meminta perangkat daerah untuk tidak terlalu banyak menggelar kegiatan yang tidak produktif. “Program kegiatan harus tepat sasaran dan benar-benar dimaksimalkan untuk rakyat,” tambahnya.

Selain itu, Wabup H. Ansori menyoroti harga komoditas pertanian seperti padi dan jagung. Ia meminta aparat terkait untuk mengawal harga agar tidak terjadi permainan yang merugikan petani kecil. “Harga komoditas pertanian harus sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), sehingga petani tidak dirugikan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Wabup H. Ansori mengajak untuk memperkuat silaturrahmi antara Ulama dan Umaro’. Ia juga mendorong gerakan Shalat Subuh Berjama’ah serta mengaktifkan peran remaja masjid agar generasi muda tidak terjerumus dalam bahaya narkoba. “Kita harus menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif. Remaja masjid harus aktif dan berkontribusi bagi masyarakat,” tutupnya.

Safari Ramadhan ini juga diisi dengan taushiyah oleh Ustadz H. Nasrullah, S.Sos.I., yang mengupas makna Lailatul Qadar dalam surat Al-Qadr. Ia menjelaskan bahwa malam yang penuh kemuliaan ini hanya terjadi di bulan Ramadhan dan merupakan waktu yang lebih baik dari seribu bulan.

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *