SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 Maret 2025) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyoroti maraknya penyalahgunaan gas LPG 3 Kg yang tidak sesuai peruntukannya. Ia mengingatkan bahwa LPG bersubsidi ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.
“Jangan sampai ada permainan dari tingkat agen hingga konsumen. Kita harus pastikan bahwa subsidi ini benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai yang mampu justru ikut memakai LPG 3 Kg,” tegasnya saat bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman, Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara.
Sebagai langkah konkret, Wabup H. Ansori meminta dinas terkait untuk melakukan pengawasan terhadap penyalahgunaan LPG 3 kg agar tidak terjadi kelangkaan yang merugikan masyarakat yang berhak menerima subsidi.
Dalam kesempatan itu Wakil Bupati menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umaro dalam membangun daerah. “Ulama dan umaro mesti bergandengan tangan dalam menjaga keseimbangan pembangunan dan keadilan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Karena itu pemerintahan Jarot-Ansori hadir untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. Ia pun mengajak seluruh jajaran perangkat daerah di Kabupaten Sumbawa untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz H. Ahmad Jama’an MY mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah dan mengoptimalkan capaian ibadah di bulan Ramadhan.
“Ramadhan adalah bulan penuh berkah, mari kita tingkatkan ibadah, perbanyak amal, dan menjaga hubungan baik dengan sesama,” pesan Ustadz Ahmad Jama’an.
Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap sarana ibadah, Wabup menyerahkan bantuan pembangunan masjid, yaitu Rp. 15 juta untuk Masjid Nurul Iman dan Rp. 10 juta untuk Masjid Al Ikhlas. Selain itu, turut diserahkan berbagai bantuan secara simbolis, di antaranya Al-Qur’an dari Kantor Kemenag Kabupaten Sumbawa serta bingkisan untuk takmir masjid dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa. (SR)






