PDIP NTB Belum Bersikap Soal Isu LBS Masuk Gerindra

oleh -1113 Dilihat
Wakil Ketua DPD PDIP NTB, Ruslan Turmudzi

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15 April 2024) – Isu kader PDIP, H. Lalu Budi Suryata SP (LBS) maju di Pilkada Sumbawa menggunakan kendaraan Partai Gerindra telah sampai ke telinga ketua dan pengurus PDIP NTB. Isu ini kian santér ketika ada kabar LBS siap hengkang dari PDIP dan menjadi kader Gerindra.

Ini diperkuat dengan wacana yang berkembang munculnya pasangan Ir. H. Syarafuddin Jarot MP — H. Lalu Budi Suryata SP (Jarot—LBS) yang diusung Partai Nasdem—Gerindra. Dua partai pengusung ini memiliki 10 kursi di DPRD Sumbawa. Artinya telah melebihi persyaratan minimal dalam mengusung pasangan calon maju pada Pilkada Sumbawa, November 2024 mendatang.

“Ya, kami dengar isu itu,” kata Jubir yang juga Wakil Ketua DPD PDIP NTB, Ruslan Turmudzi saat dihubungi samawarea.com usai Rapat Evaluasi Pilkada NTB di Kantor Sekretariat PDIP NTB, Senin (15/4/2024) sore.

Baca Juga  Aniaya dan Telanjangi Ibu Kandung, Adik Tewas Dibantai Kakak

Ruslan mengakui isu itu belum direspon secara serius karena belum ada fakta secara yuridis formil. Ketika fakta ini ditemukan, maka ada mekanisme yang akan ditempuh dalam menyikapinya. “Bagaimana kita mau membahas sesuatu yang masih sebatas isu. Kita tidak ingin mengambil keputusan atas dasar sebuah isu. Ketika nanti ada bukti secara formal, baru kita lakukan investigasi,” ujarnya.

Namun Ruslan menegaskan, bahwa semua kader PDIP harus tegak lurus terhadap apapun perintah partai. Apabila tidak taat, tentu ada konsekwensi yang akan diterima. “Kalau tidak tegak lurus maka ada sanksi yang harus diterima,” imbuhnya.

Untuk diketahui, lanjut Ruslan, Rapat yang digelar PDIP NTB dengan mengundang semua pengurus propinsi maupun kabupaten/kota, untuk mengevaluasi peluang kader di Pilgub NTB maupun pilkada kabupaten/kota. Rapat yang dipimpin Ketua DPD, H. Rahmat Hidayat ini memutuskan Bupati KSB Musyafirin sebagai Calon Gubernur NTB dari PDIP, dan mengusung pasangan Amar—Hanipah untuk Pilkada Sumbawa Barat.

Baca Juga  Haji Rasyidi Nyatakan Tidak akan Maju, Jika…

Ruslan mengakui bahwa pada rapat penting tersebut, Lalu Budi Suryata tidak hadir, padahal sebagai Sekretaris DPD PDIP NTB. “Semua kita undang, termasuk pak Budi, tapi beliau tidak hadir, mungkin ada kesibukan lain,” akunya. (SR)

rokok
rokok pilkada mahkota NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *