SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19 Maret 2024) – Pasar Baru Utan di Kecamatan Utan kembali kosong. Para pedagang enggan berjualan di sana dan lebih memilih kembali ke pasar lama dan Taman Utan. Beberapa kali Satpol PP bersama pemerintah kecamatan melakukan penertiban.
Bahkan ada sejumlah pedagang yang dinilai membandel telah diberikan sanksi dan diproses terkait pelanggaran Perda. Kendati demikian upaya tersebut tidak menyelesaikan masalah. Kondisi ini menjadi perhatia serius Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah.
Saat bersama Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd melakukan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Yaqin, Desa Pukat, Kecamatan Utan, Selasa (19/3/2024), Bupati mengatakan, perlu segera diupayakan solusinya untuk menyudahi permasalahan tersebut dengan pengkajian ulang terkait Pasar Baru Utan ini.
Masyarakat diminta duduk bersama pemerintah untuk membahas berbagai aspek, terkait keberadaan Pasar Utan sehingga dapat menguntungkan semua pihak, serta mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat di Kecamatan Utan. Selain itu, Bupati juga menghimbau masyarakat untuk terus menjaga kondusifitas wilayah dan kebersihan lingkungan.
“Membangun Pasar Utan sebagai bentuk berkomitmen Pemda untuk mengalokasikan minimal 25% dari total APBD bagi belanja yang menyentuh kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk yang tertuang dalam 10 program unggulan daerah maupun untuk membangun infrastruktur publik,” bebernya.
Pada kesempatan ini Bupati menyampaikan informasi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10.765.767.500 untuk Kecamatan Utan melalui berbagai program. Seperti untuk Pembangunan Jalan Produksi Peternakan, Pembangunan Olahan Pakan Silase, Pengadaan Bibit Ternak, Pembangunan Tanggul Sungai, Pembangunan Jaringan Irigasi, Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, Pembangunan Sumur Bor, Pengadaan Kapal Penangkap Ikan, Pembangunan Ruang Kelas Baru di beberapa sekolah, pemberian bantuan peralatan UKM, pembangunan tangki septik individu perdesaan minimal 50 kepala keluarga di Desa Labuhan Bajo, Tengah, Pukat dan Jorok.
Untuk rumah ibadah, Bupati juga menyerahkan bantuan Masjid Nurul Yaqin Rp 15 juta, TPQ Ar- Rahman Rp 25 juta, Ponpes Hamzan Wadi Rp 30 juta, serta Rp 10 Juta untuk Majelis Taklim Abizar, Khairatun Hisan, Nurul Yaqin dan Masjid Nurul Huda, Desa Sabedo. Kemudian bantuan 10 buah sarung dan 10 buah Al-Qur’an untuk Masjid Nurul Yaqin, serta 45 Paket Sembako untuk para Marbot di Kecamatan Utan. (SR)






