SUMBAWA BESAR, samawarea.com (3 Maret 2024) – Meski jumlah kursi menyusut dari 5 menjadi 3 pada Pemilu 2024 lalu, namun keberadaan Partai Demokrat sangat diperhitungkan dalam suksesi Pilkada Sumbawa mendatang. Sudah banyak figur yang datang melamar atau menjalin komunikasi. Untuk menentukan siapa yang diusung pada Pilkada Sumbawa, ada beberapa syarat yang ditetapkan Demokrat.
Kepada samawarea.com, Wakil Ketua 1 DPD Demokrat NTB, Syamsul Fikri AR, S.Ag., M.Si, Sabtu (2/3), mengakui ada beberapa figur yang telah menjalin komunikasi dengan pihaknya terkait Pilkada Sumbawa. Di antaranya Hj. Dewi Noviany, Abdul Rafiq, Lalu Budi Suryata, Burhanuddin Jafar Salam dan Sudirman.
Ia menilai semua figur tersebut sangat mumpuni dan memiliki kans. Untuk menentukannya, Demokrat menetapkan beberapa syarat. Yakni berprestasi, memiliki popularitas, elektabilitas dan isi tas. “Kalau gag punya modal uang, lebih baik gag usah maju,” kata Fikri, akrab politisi ini disapa.
Demokrat ungkap Fikri yang masih aktif sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbawa ini mengakui ada juga kader Demokrat yang berpeluang maju. Yakni Juliansyah SE, Caleg Dapil 2 peraih suara terbanyak. Ia menilai kader tersebut sudah berprestasi, memiliki popularitas maupun isi tas, dengan raihan suara yang cukup mengejutkan.
Namun demikian, lanjut Fikri, Demokrat tidak mematok harus kader sendiri dan tidak juga memaksakan diri sebagai partai pengusung pasangan calon.
“Figur di luar partai sangat berpeluang untuk menggunakan Demokrat. Intinya, bagaimana figur itu bisa membangun komunikasi dengan kader Demokrat mulai tingkat DPC, DPD dan DPP,” ujarnya.
Saat ini Demokrat masih bersikap wait and see. Setelah ada keputusan KPU terkait hasil Pileg, Demokrat langsung menggelar rapat koordinasi bukan hanya membicarakan strategi di parlemen tapi juga berkoalisi dengan sejumlah partai untuk Pilkada Sumbawa. (SR)






