Pantun Ketua Panitia Musda Sinyal Dea Guru Syukri Kembali Pimpin MUI Sumbawa

oleh -827 Dilihat
Ketua MUI Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat S.Ag., M.M.Inov bersama wartawan

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (9 September 2023) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa mengakhiri masa kepengurusan periode 2018-2023. Untuk memilih pengurus baru, digelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 periode 2023-2028.

Dari informasi yang beredar, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov bakal kembali menakhodai MUI Sumbawa untuk kedua kali. Selain tidak ada calon lain, sosok Dea Guru Syukri masih dianggap layak.

Informasi ini semakin menguat ketika Ketua Panitia Musda, Repi S menutup laporannya dengan pantun. “Marilah mari bersama MUI. Kita sukseskan Musda kesembilan. Kami harapkan Ust. Syukri terpilih lagi. Salah dan khilaf panitia mohon dimaafkan”.

Untuk diketahui, Musda MUI yang berlangsung selama dua hari, 9—10 September 2023 di Hotel Grand Sumbawa ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Sabtu (9/9) sore.

Hadir di antaranya Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua MUI NTB, Ketua MUI Sumbawa beserta jajaran pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, panitia pelaksana dan peserta Musda dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

Dalam laporannya Ketua Panitia Pelaksana, Repi S menyebutkan ada 4 sidang pleno. Pertama, sidang pleno pembahasan tatib, kedua laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, ketiga sidang komisi-komisi yang akan terbagi dalam tiga komisi yakni organisasi, program kerja dan komisi yang akan membahas rekomendasi. Pleno keempat, pemilihan ketua umum. Untuk memilih ketua umum lanjut Repi, melalui tim formatur. Tim ini berjumlah 9 orang yang berasal dari 2 pengurus sebelumnya, 1 dewan pertimbangan, 1 steering commite, 1 dari panitia dan 4 dari perwakilan kecamatan dari 4 zona.

Pembukaan Musda MUI Sumbawa ini dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 10 anak yatim. Santunan ini berasal dari Komisi Perempuan Anak dan Remaja yang disupport oleh Yayasan Baitul Maal PLN yang mengelola zakat para karyawan PLN. Selanjutnya pemberian modal produktif kepada 3 orang penyandang disabilitas yang tergabung dalam Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Kabupaten Sumbawa. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *