Kabupaten Sumbawa di Komunitas Global Berkonstribusi Selamatkan Bumi

oleh -500 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10 September 2023) – Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami ancaman terhadap perubahan iklim global termasuk Kabupaten Sumbawa. Banjir, kekeringan panjang, tanah longsor, kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia berkaitan dengan terjadinya perubahan iklim global tersebut.

Karena sifatnya yang mendunia dan melibatkan seluruh negara, maka penanganannya tidak bisa dilakukan secara sendiri, dibutuhkan komunikasi intensif antar berbagai negara dalam mengatasinya.

Berangkat dari hal tersebut sebuah yayasan bernama WWF Indonesia bekerjasama dengan Yayasan International Council for Local Environmental Initiatives (ICLEI) Indonesia, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APAKSI) menggagas sebuah kompetisi bernama One Planet City Challenge (OPCC) yang merupakan kompetisi persahabatan antar kota yang digelar di seluruh dunia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Ir. Syafruddin Nur, Jumat (9/9/2023) mengatakan, untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini, setiap pemerintah daerah diwajibkan melaporkan inventarisasi, rencana dan implementasi aksi iklim serta pembangunan rendah emisi.

Kompetisi OPCC merupakan bentuk apresiasi bagi pemerintah daerah yang memiliki komitmen dan perencanaan pembangunan rendah emisi dan adaptif terhadap dampak perubahan iklim. Pada tahun 2023 ini kompetisi diikuti oleh 284 kota dari 54 negara termasuk 31 kota/kabupaten di Indonesia. Yang sangat membanggakan Kabupaten Sumbawa pada tahun ini masuk dalam kompetisi tersebut.

“Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sumbawa mulai ikut berpartisipasi dan mengambil langkah penting untuk secara bersama-sama dengan kota-kota lain di seluruh dunia dalam rangka ikut menyelamatkan bumi dari akibat perubahan iklim global,” imbuhnya.

Keterlibatan masyarakat Sumbawa dalam kompetisi ini, ungkapnya, karena mampu dan memiliki  data mengenai ambisi dan aksi iklim melalui platform CDP-ICLEI. Ambisi dan aksi ini dikaji OPCC International untuk memastikan apakah sudah selaras dengan tujuan yang ditetapkan dalam perjanjian Paris. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *