Dinas Dukcapil KSB Maksimalkan Perekaman KTP 2000 Pemilih Pemula

oleh -583 Dilihat
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil KSB, Syaifullah, S.STP., M.M.Inov

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (7 September 2023) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa Barat terus menggenjot perekaman untuk 2000 masyarakat yang sudah cukup umur mendapatkan KTP Elektronik.

Perekaman ini dimaksimalkan sebelum pemilihan umum serentak 14 Pebruari 2024 mendatang. Sehingga semua pemilih pemula bisa menyalurkan hak suaranya di TPS.

Ditemui samawarea belum lama ini, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil KSB, Syaifullah, S.STP., M.M.Inov mengatakan saat ini ada sekitar 2000 masyarakat Sumbawa Barat yang sudah cukup umur untuk mendapatkan KTP Elektronik.

“2000 orang ini kita upayakan selesai sebelum tanggal 14 Februari 2024 mendatang, karena mereka menjadi pemilih pemula yang punya hak untuk menentukan pilihan dalam pemilu serentak nantinya,” kata Syaifullah.

Dalam menyelesaikan perekaman 2000 orang pemilih pemula ini, pihaknya tidak hanya membuka layanan di kantor melainkan sistem jempul bola, langsung ke lapangan. “Dalam perhitungan kami sebagian besar pemilih pemula berada di bangku SMA Kelas 3, sehingga kami melakukan perekaman ke sekolah-sekolah yang mampu dijangkau sinyal,” imbuhnya.

Saat ini diakuinya, sudah sebagian besar sekolah sudah dilakukan perekaman. Paling lambat minggu depan semua sekolah sudah ditangani. Syaifullah tidak menampik upaya jemput bola timnya mengalami beberapa kendala. Di antaranya sinyal perangkat yang sering mengalami gangguan.

Solusinya harus ada mobil pelayanan yang lengkap dengan peralatannya sehingga sinyalnya tidak terbagi. Apalagi alat alat ini semuanya sensitif dan mahal, ketika sering dipindahkan, alat itu akan cepat rusak.

Kendala lainnya, ketika dilakukan perekaman di luar, maka di kantor tidak bisa melakukan perekaman karena alatnya dibawa. Sedangkan pelayanan di kantor harus berlangsung setiap hari. Kemudian siswa yang dikunjungi di sekolah terkadang tidak ada di tempat padahal sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan sekolah.

“Kita juga jadwalnya ke desa-desa, sistemnya sama kita surati pihak desa, dan desa melakukan pendataan kepada warganya yang sudah cukup umur tapi belum memiliki KTP. Kami yakin sebelum pemilihan umum semua pemilih pemula sudah memiliki KTP mengingat waktunya juga masih cukup lama, karena cetak KTP di Dukcapil KSB cukup satu hari saja,” pungkasnya. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *