JAKARTA, samawarea.com (18 Mei 2023) – Pemda Sumbawa mengikuti Expo 2023 Tingkat Nasional setelah menjadi finalis PPD 2023. Hal ini melalui proses penilaian Pembangunan Daerah dan Inovasi Daerah Tingkat Provinsi NTB.
Dalam penilaian itu, Pemda Sumbawa mendapatkan Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik 1 dan telah diverifikasi lapangan oleh Bappenas. Ekspo 2023 dilaksanakan, di Main lobby, Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (16 Mei 2023).
Untuk diketahui penghargaan PPD 20923 telah mendorong provinsi, kabupaten, dan kota menyusun perencanaan dan mencapai sasaran pembangunan dengan lebih baik. Inovasi juga dilakukan untuk mengatasi munculnya permasalahan. Praktik-praktik cerdas yang telah dijalankan oleh segenap provinsi, kabupaten, dan kota akan lebih bermanfaat apabila dapat dibagikan kepada daerah-daerah lainnya,salah satunya melalui Expo.
Kepala Bappeda Sumbawa melalui Kabid Pembangunan Manusia dan Pemerintahan, Yuni Ilmi Kurniati M.Si menjelaskan bahwa dlaam Expo tersebut, Kabupaten Sumbawa menampilkan Inovasi Sistem Informasi Jaringan Peternakan (si-JINAK).
Dikatakan Yuni—sapaan akrabnya bahwa Expo 2023 bertujuan untuk memberi kesempatan kepada provinsi, kabupaten, dan kota menampilkan good practices. Selain itu menginspirasi provinsi, kabupaten, dan kota agar bersemangat menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi sekaligus mendorong stakeholders berkolaborasi untuk pembangunan yang lebih berkualitas, melalui scale up dan replikasi.
“Alhamdulillah Booth Stand kita ramai dikunjungi dan ada juga rombongan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional berkesempatan mengunjungi stand Kabupaten Sumbawa. Bapak Menteri menyampaikan apresiasi dan selamat atas penghargaan pembangunan daerah melalui pengembangan sistem informasi peternakan si JINAK,” ujar Yuni.
Ditambahkan Satria Utama, S.Pt, M.Si selaku Perencana Ahli Muda Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa bahwa siJINAK adalah salah satu upaya optimalisasi tata kelola peternakan rakyat yang sejalan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Sumbawa. Yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal yang berkualitas dan berkeadilan, serta reformasi birokrasi dan transformasi pelayanan publik.
Aplikasi siJinak merupakan suatu rangkaian sistem informasi yang melibatkan proses yang saling terkait dari hulu sampai hilir yaitu dari peternak atau pemilik hewan hingga dunia usaha sebagai konsumen akhir.
“E-registrasi data peternak dengan pendekatan NIK dan data basis ternak dilengkapi tanda sidik dan eartaq QR code dari kementerian pertanian, dengan keluaran kartu ternak dan surat kepemilikan ternak (SKT) yang menjadi bukti sah kepemilikan ternak masing-masing peternak. Dalam e- registrasi ternak, pengeluaran ternak dan pelayanan “Halo Dokter Hewan” sangat berpotensi untuk direplikasi oleh daerah lain,” pungkasnya. (SR)






