Belajar di Teras Sekolah Ternyata Ada di Sumbawa, Empat Tahun Tak Miliki Ruangan
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (7 Maret 2023)–Program wajib belajar bagi anak bangsa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa terus didengungkan,. Namun sangat disayangkan dengan keadaan di SDN Pamunga, Desa Usar, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa.
Sejak berdiri Tahun 1982, SDN Pamunga kekurangan 3 ruang belajar. Kondisi ini membuat proses belajar mengajar terpaksa dilaksanakan di teras sekolah. Belajar di teras sudah berlangsung selama 4 tahun, tapi sampai sekarang belum ada perhatian pemerintah daerah untuk menyudahi persoalan itu.
Ketua Komite SDN Pamunga, Arifin Ishak kepada Wartawan Samawarea.com Biro Sumbawa Timur, Senin (6/3) mengaku prihatin melihat para siswa SDN Pamunga belajar di teras sekolah karena tidak memiliki ruangan belajar. Arifin berharap kepada Bupati Sumbawa, anggota DPRD, dan dinas terkait turun ke lapangan melihat fakta yang ada.
Untuk diketahui, SDN Pamunga adalah sekolah dasar satu-satunya anak-anak dari 3 dusun di Desa Usar untuk menuntut ilmu. Yaitu Dusun Pamunga, Dusun Geratak dan Dusun Olat Rora. Ia berharap antusias anak bangsa mengenyam pendidikan harus dibarengi dengan ketersediaan fasilitas yang tercukupi.
Sementara Kepala SDN Pamunga, Mustamin, S.Pd mengakui bahwa sekolah yang baru dipimpinnya ini adalah sekolah ‘gemuk’. Siswa yang ada melebihi kapasitas ruangan kelas yang tersedia.
Akibatnya tiga kelas harus belajar di teras sekolah karena tidak memiliki ruangan. Menurut Mustamin, situasi seperti ini tentu membuat proses belajar mengajar tidak maksimal.
“Keadaan ini sudah berlangsung sejak 4 tahun yang lalu,” akunya.
Disebutkan Mustamin, ada tiga kelas yang tidak memiliki ruang belajar. Yaitu Kelas 2A, Kelas 2B, dan kelas 3. Pihaknya sudah mengusulkan kekurangan ruang belajar ini dan berharap segera direalisasikan. (SR)






