Pustu Labangka Memprihatinkan, Irwandi Tuding Pemda Tidak Serius Tangani Kesehatan

oleh -779 Dilihat
Anggota DPRD Sumbawa, Irwandi mengunjungi Pustu Labangka di Desa Suka Mulya. Kondisi Pustu memprihatinkan

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (5 Maret 2023)–Puskesmas Pembantu (Pustu) Kecamatan Labangka yang terletak di wilayah Desa Suka Mulya, kondisinya sangat memprihatikan. Selain atapnya hancur lebur, dan bangunannya nyaris roboh, juga sudah dirambati semak belukar.

Melihat kondisinya, Pustu tersebut sudah bukan lagi sebagai tempat pelayanan kesehatan, tapi lebih pada lokasi uji nyali acara “Dunia Lain” yang selalu disiarkan televisi nasional.

Keadaan Pustu yang terbengkalai ini ditinjau langsung Anggota DPRD Sumbawa, Irwandi yang kebetulan berada di Komisi IV menangani bidang kesehatan dan pendidikan. Ini dilakukan Irwandi, setelah menerima keluhan masyarakat saat dirinya menggelar Reses Sidang 1 Anggota DPRD Sumbawa di Desa Sukamulya Kecamatan Labangka, belum lama ini.

Dihubungi samawarea.com, Minggu (5/3), Irwandi yang merupakan anggota Fraksi Hanura ini, mengaku prihatin melihat kondisi Pustu Labangka. Kondisi itu menurut Irwandi, sudah berlangsung selama 6 tahun, tanpa ada perhatian dari pemerintah daerah melalui dinas terkait. Sudah pasti di Pustu itu tidak ada pelayanan kesehatan.

Tidak difungsikannya Pustu sejak beberapa tahun itu ungkap Irwandi, karena petugas kesehatan dan masyarakat setempat merasa khawatir dengan kondisi bangunan. Sebab sudah rusak parah. Pemerintah desa telah beberapa kali mengusulkan ke Pemda agar dapat ditangani. Namun, usulan itu belum direspon. Untuk tetap terlayaninya kesehatan masyarakat, petugas kesehatan yang terdiri dari 2 bidan dan 1 perawat ini memanfaatkan Polindes.

Selain kondisi fisik Pustu, lanjut Irwandi, keberadaannya juga sangat jauh dari jangkauan masyarakat. Masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan Pustu harus menempuh perjalanan sekitar 8 kilometer.

“Ini yang dikeluhkan masyarakat saat saya menggelar Reses. Masalah kondisi bangunan dan jarak. Dengan dua masalah ini sudah pasti pelayanan kesehatan tidak maksimal,” ujar Wakil Rakyat dari Dapil 3 Sumbawa ini.

Dengan tidak dimanfaatkannya lagi Pustu tersebut dan dibiarkan terlantar, lanjut Irwan, menandakan bahwa pemerintah daerah tidak serius terhadap pelayanan dasar masyarakat. Padahal selain pendidikan, kesehatan harus menjadi prioritas, karena alokasi anggaran untuk bidang tersebut mencapai minimal 20 persen dari APBD.

Karenanya Irwandi mendesak pemerintah daerah dan dinas terkait untuk turun ke lapangan, melihat kondisi yang ada dan mengambil tindakan cepat untuk mengatasi persoalan. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *