SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 Maret 2023)—Bencana banjir yang kerap terjadi setiap tahun di wilayah timur Sumbawa, menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Daerah Pemilihan (Dapil) III. Mereka siap memberikan atensi terkait penanggulangannya.
“Bencana banjir rutin terjadi, berarti ada yang salah dengan keseimbangan ekosistem. Inilah Momentumnya untuk kita bergotong royong melakukan ikhtiar perbaikan lingkungan kita,” tegas Muhammad Nur, S.Pd.I, Anggota DPRD Sumbawa dari Fraksi PPP.
Ia menyebut solusi dari persoalan tahunan ini adalah melaksanakan program reboisasi. Karena itu mendesak pemerintah daerah maupun provinsi menjalankan program penghijauan, dengan menyiapkan anggaran untuk pengadaan bibit pohon, dan insentif yang menarik bagi pemilik lahan dan masyarakat yang memiliki karya dalam menghijaukan kembali lahan perbukitan dan ladang di hulu desa.
“Ini persoalan yang begitu kompleks. Sangat diharapkan peran serta masyarakat. Saya mengajak para petani berkenan membangun kesadaran masif dan kolektif, dengan menerapkan sistem tumpang sari pada ladang ladang mereka dengan tanaman konservasi. Seperti randu, gamal, mente dan tanaman pohon berakar tunggang lainnya yang mampu menyerap air dan menahan sedimentasi,” ujarnya.
Selain penghijauan, Nur menilai penting dilakukan normalisasi sungai, penguatan tebing sungai dan pembuatan kontruksi parapet, guna mengurangi potensi meluapnya air ke pemukiman dan perkotaan.
Hal senada juga disampaikan Hasanuddin HMS—anggota Fraksi Golkar dari Dapil 3. Ia terus mensupport langkah Pemda dalam penanganan tanggap darurat bencana. Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD dari Dapil 3 bersatu melakukan upaya dalam mengatasi bencana yang terjadi setiap tahun. “Kita satukan dana Pokir, saya yakin permasalahan banjir akan teratasi,” ujarnya.
Demikian dengan Muhammad Faesal SAP. Anggota Fraksi Gerindra ini sepakat dengan digiatkannya kembali program penghijauan terutama di daerah aliran sungai. “Buatkan regulasinya agar dalam penganggarannya nanti kita punya payung hukum. Dan kita harus bersatu untuk melaksanakannya,” pungkasnya. (SR)






