SUMBAWA BESAR, samawarea.com (6 November 2022)–Sebanyak 371 sarjana baru kembali lahir dari ‘perut’ Universitas Samawa (UNSA). Hal ini ditandai pelaksanaan Upacara Wisuda yang digelar Minggu, 6 November 2022. Para mahasiswa yang diwisuda ini berasal dari 8 fakultas dan 19 program studi (Prodi).
Dengan wisuda angkatan ke-19 ini, perguruan tinggi tertua dan terkemuka di Pulau Sumbawa tersebut telah menghasilkan 8.588 alumni. Sedangkan jumlah mahasiswa yang aktif sampai Tahun 2022 ini mencapai 2.571 orang termasuk program magister (S2) Manajemen Agribisnis.
“Saya ucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan atas pencapaiannya hari ini,” ucap Rektor UNSA, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd di hadapan ratusan wisudawan dan ribuan keluarga beserta tamu undangan lainnya.
Didampingi para Wakil Rektor, Dekan dan Kaprodi, Ia berharap para wisudawan dapat berkiprah dan mengamalkan ilmu sesuai dengan keahliannya. UNSA pun menitipkan para wisudawan ini kepada pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan pimpinan unit kerja agar dapat diperhatikan dan dimanfaatkan secara optimal.
Bagi alumni yang akan memasuki dunia kerja, harus terus belajar, pandai membaca peluang kerja yang ada, dan memperkaya diri dengan skill yang bisa membuka peluang kerja sendiri.
“Atas nama lembaga, hari ini saya hibahkan saudara kepada orang tua dan keluarga, menyerahkan saudara ke lingkungan dan dunia kerja yang membutuhkan keahlian saudara. Semoga saudara dapat berkarya lebih baik dari keadaan sebelum saudara menjadi sarjana,” kata Prof Ude—akrab Rektor ini disapa.
Dalam kesempatan itu Rektor berpesan agar para wisudawan dapat menjaga nama baik almamater, memelihara sikap dan perilaku yang sarjana berakhlak mulia, serta menghindari perbuatan tercela.
Ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah dapat digunakan untuk kepentingan kemaslahatan dan kemajuan bangsa, dengan menjadikan diri sebagai agent of change, sehingga kesarjanaan yang disandang memiliki arti bagi lingkungan masyarakat dan pembangunan bangsa.
Para wisudawan juga harus tetap mengingat bahwa di dalam penerapan keilmuan agar selalu berpegang pada nilai-nilai moral. “Ilmu tanpa moral adalah hampa dan celaka,” tegasnya.
Di bagian lain, Prof Ude mengungkapkan bahwa dalam perjalanan UNSA di usia ke-24 tahun ini, telah banyak mengalami kemajuan dan prestasi yang cukup membanggakan baik di bidang akademik maupun non akademik.
UNSA juga telah banyak berkontribusi untuk daerah melalui program-program dosen dan mahasiswa. Jika dinominalkan lanjutnya, maka mencapai ratusan miliar rupiah. Karenanya sangat wajar pemerintah daerah memberikan perhatiannya kepada UNSA.
Diakui Prof Ude, perkembangan dan jumlah mahasiswa mengalami pasang surut sejak bermunculan perguruan tinggi swasta (PTS) baru di Pulau Sumbawa ini. Meski demikian minat masyarakat calon mahasiswa untuk bergabung dengan UNSA tetap bermunculan dari seluruh pelosok Sumbawa maupun luar Sumbawa.
Patut disyukuri, UNSA tetap terpercaya dan eksis sampai saat ini. Salah satu daya tarik UNSA bagi calon mahasiswa adalah lokasi kampus di tengah kota, biaya studi realtif murah, dan kualifikasi SDM Dosen yang mumpuni di berbagai bidang ilmu.
Untuk diketahui, Upacara Wisuda UNSA ke-19 dihadiri Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM, Anggota DPR RI HM. Syafruddin ST, Anggota DPRD NTB H. Asaat Abdullah diwakili putranya, Zulfikar Dimitry SH MH, Pimpinan beserta Anggota DPRD Sumbawa di antaranya Drs. Mochamad Ansori, Syamsul Fikri AR S.Ag., M.Si, Muhammad Yamin SE., M.Si, Adizul Sahabuddin SP., M.Si, Ahmadul Kusasi SH, Achmad Fachry SH, dan Ridwan SP.
Selain itu pimpinan BRI, BNI dan Bank NTB Syariah Sumbawa yang telah memberikan apresiasinya secara konsisten kepada wisudawan UNSA terbaik. (SR)






