Pesan HP di Shopee Ternyata Paket Berisi Batu, Karyawan “Si Cepat” Ditangkap

oleh

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22/7/2022)–Sebanyak 5 karyawan Si Cepat Ekspress dibekuk Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa. Penangkapan ini dilakukan karena para karyawan tersebut berkomplot menggelapkan isi paket para konsumen yang dikirim melalui Si Cepat Ekspress.

Caranya mereka membongkar isi paket lalu menukarnya dengan daun, botol air mineral dan batu. Isi paket yang seharusnya diterima konsumen diambil para terduga lalu dijual kepada penadah berinisial SB alias Cuk.

Kini kelima karyawan berinisial EPN, MB, MM, JS dan FS beserta penadahnya telah menjalani proses hukum.

Wakapolres Sumbawa, Kompol Rafles P. Girsang, S.IK, Jum’at (22/7) menuturkan, kasus penggelapan paket konsumen ini dilakukan para terduga sejak April hingga Juni 2022. Pertama kalinya para terduga beraksi di Jalan Raya Sumbawa–Dompu tepatnya wilayah Desa Labuan Pidang, Kecamatan Tarano, Sumbawa.

Baca Juga  Sudah Ada Calon Tersangka Pemalsuan Tandatangan “Nasdem”

Kemudian aksi mereka kembali terulang di Jalan Raya Sumbawa–Dompu wilayah Pantai Panjang, Desa Labuan Jambu dan Desa Pidang, Kecqmatan Tarano, serta Desa Teluk Santong, Kecamatan Plampang Sumbawa dan Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Berikutnya di Desa Kwangko Kabupaten Dompu.

Modusnya, para terduga membongkar isi barang atau paket yang akan dikirim ke wilayah Kabupaten Bima-Dompu lalu ditukar dengan batu, sampah plastik berupa botol air minum tanggung. Barang tersebut di-packing seperti semula. Selanjutnya barang tersebut diantar ke gudang Si Cepat Ekspress yang berada di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

Setibanya di gudang, karyawan setempat mengecek dengan cara menimbang masing–masing barang paketan yang diterima. Muncul kecurigaan karena beratnya tidak sesuai dengan berat yang dikirim oleh pihak Shopee. Barang pun dibongkar, ternyata isinya mengejutkan. Sebab isi paket bukannya HP dan batang berharga lainnya, tetapi batu, botol plastik, daun dan kertas.

Baca Juga  ATM Terkuras, Uang Seratusan Juta Lenyap

Penyelidikan internal pun dilakukan. Selain itu melaporkannya ke pihak kepolisian. Akhirnya terungkap ternyata karyawannya sendiri yang melakukannya.

Akibat kejadian itu, PT. Si Cepat Ekspres Sumbawa mengalami kerugian sebesar Rp 68,4 juta. Sementara semua barang yang digelapkan para terduga dijual kepada penadah berinisial SB alias Cuk.

Untuk proses lebih lanjut, penyidik Satreskrim Polres Sumbawa menyita barang bukti HP merk Kioson warna putih gold, Realme C11 warna abu abu, HP Sony Experia warna hitam beserta kotak dan carge, serta HP Samsung Galaxy A32 warna hitam. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 374 KUHP jo pasal 55 Ayat 1 KUHP jo pasal 64 KUHP. (SR)

Bappenda Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *