SUMBAWA—Peringatan Nuzulul Qur’an di Mushollah Nurul Huda, Dusun Cakra Baru, Desa Suka Damai, Kecamatan Labangka, berlangsung khidmat, Kamis (28/4) malam kemarin. Hadir Kepala Desa Suka Damai, Mustanadi, S.Sos, Sekretaris Desa, Maswan, S.Pd.I, beserta BPD Desa Suka Damai dan warga setempat.
Kepala Desa Suka Damai, Mustanadi, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan Nuzulul Quran ini sebagai momentum dalam memahami isi dan kandungan Alqur’an sebagai kitab suci umat Islam yang dimuliakan Allah SWT.
Ia berharap peringatan Nuzulul Quran ini tidak hanya sekedar seremonial tetapi bagaimana menerjemahkan nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Memperingati Nuzulul Quran sebagai sarana untuk mengingat dan mengenang kembali malam diturunkannya mukjizat Alqur’an pertamakali oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, Kades Mustanadi mengajak masyarakat Suka Damai untuk berkonstribusi dan mendukung program keagamaan baik di musholah maupun masjid di tiap dusun.
Sementara TGH. Jaelani, QH S.Pd.I, dalam tausyiahnya menyampaikan hikmah dari malam Nuzulul Qur’an. Pada malam itu ayat pertama yang diturunkan Allah SWT adalah Surat Al-‘Alaq yang memerintahkan untuk iqro atau bacalah, sehingga harus menjadi salah satu bahan tafakur bagi kaum muslim.
Turunnya Alquran berawal dari Lauhul Mahfuz ke langit yang terjadi pada malam lailatul qadar. Pada malam ini umat muslim menunggu malam hadirnya Lailatul Qodar. Dengan banyak membaca dan memahami isi kandungan Alquran banyak manfaat dan faedahnya bagi umat muslim. Melalui rumah tahfidz, sekolah tahfidz, maupun rumah ibadah.
“Di bulan yang penuh berkah dan pengampunan ini marilah kita terus menggiatkan membaca Alquran. Melalui momentum Nuzulul Quran ini kita menjadikan Alqur’an sebagai satu-satunya pedoman hidup dengan keyakinan penuh tanpa ada keraguan di dalamnya, karena Alquran mengatur segala aspek kehidupan manusia,” pungkasnya. (BUR/SR)






