Jembatan Penghubung Sekokat—Jaya Makmur Labangka Terancam Putus

oleh -658 Dilihat

SUMBAWA–Jembatan penghubung Desa Sekokat dan Desa Jaya Makmur–dua desa di Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa, terancam putus. Kekhawatiran ini muncul ketika debit air di sungai tersebut cukup besar. Pasalnya, tanah penahan kaki jembatan tersebut kini longsor dan ambrul.

Jika terputus akan berakibat terganggunya aktivitas perekonomian warga yang kerap menggunakan jembatan tersebut. Jembatan yang dibangun di KM 20 jalan lintas Labangka-Sekokat itu juga akses satu-satunya bagi warga yang hendak berkunjung di kedua desa tersebut. Selain tanah penahan kaki jembatan longsor, sebagian gorong-gorong penyangga jembatan ambruk.

Kondisi ini membuat pengendara yang melintas menjadi was-was. Untuk mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan, warga memasang tanda agar mobil dan truk yang melintasi jembatan ini berhati-hati.

“Kami tidak ingin ada kejadian yang menimbulkan korban, jadi kami pasang tanda agar pengendara yang melintas berhati-hati,” ujar Syamsuddim (32) warga Desa Desa Jaya Makmur.

Menurutnya, kerusakan jembatan ini terjadi sejak awal musim penghujan, karena sering diterjang arus sungai. Saat ini badan jembatan mulai retak. “Kalau tidak segera diperbaiki bisa-bisa kaki jembatan amblas, dan badan jembatan bisa putus,” ujarnya.

Sebenarnya, tidak ada jalan alternatif lain yang bisa dilalui warga selain jembatan tersebut ketika ingin ke kota Kecamatan Labangka dan Plampang. Karenanya dia berharap kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah melalui leading sektor terkait. “Kalau jembatan sudah putus, kami kesulitan memasarkan hasil pertanian mengingat saat ini sudah memasuki musim panen,” pungkasnya. (BUR/SR)

 

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *