SUMBAWA—Pantai Jemplung masih menjadi favorit para wisatawan. Pantai berpasir putih dengan keindahan panorama alam yang berlokasi di Desa Jaya Makmur, Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa selalu ramai dikunjungi.
Pada liburan tahun baru ini, wisatawan dari segala penjuru datang menikmatinya. Bukan hanya dari kecamatan sekitar seperti Plampang, Sumbawa, Lape, Lopok, Moyo Hilir, dan Moyo Utara, tapi juga dari Kabupaten Bima dan Dompu. Jalan menuju Jemplung, seketika padat merayap.
Memang ada beberapa pantai di Labangka selain Jemplung yang keindahannya hampir serupa. Di antaranya Pantai Liang Dewa, Pantai Sara, dan Pantai Sabkil. Namun Pantai Jempelung yang banyak diminati. Sebab memiliki pasir putih dan bebatuan yang bagus untuk dijadikan spot foto, memancing dan berselancar.
Untuk mencapai lokasi cukup mudah. Selain tidak jauh dari pusat kota, akses jalannya pun sudah bagus. Tak hanya itu, tiket masuk digratiskan dan tidak ada pemasangan portal seperti sebelumnya. Di pesisir pantai, sudah dibangun sejumlah berugak dan pohon tumbuh rindang, yang dijadikan tempat berteduh oleh para pengunjung. Berbagai jenis kuliner tersedia, termasuk hidangan ikan segar hasil tangkapan nelayan setempat.
Aimansyah—salah seorang pengunjung dari Kota Bima mengaku kunjungan ini karena penasaran. Sebab keindahan Pantai Jemplung cukup viral. Ternyata kabar keindahannya benar-benar nyata. “Kami sangat menikmatinya. Insya Allah kami akan datang lagi ke sini bersama keluarga,” kata Aiman yang masih berstatus mahasiswa ini.
Sementara Syamsuddin, warga setempat mengatakan, bahwa keamanan Pantai Jemplung sangat dijaga. Pihaknya melarang keras adanya miras di lokasi tersebut. “Kami bersama kepolisian dan Koramil sangat menjaga keamanan pengunjung,” tandasnya.
Pantauan Wartawan Samawarea Biro Sumbawa Timur melaporkan, arus lalulintas dari dan ke Pantai Jemplung dalam situasi padat merayap, bahkan sempat terjadi kemacetan sepanjang 1 kilometer. (BUR/SR)






