SUMBAWA BESAR, samawarea.com (23 September 2021)
Semangat bermanfaat dan kolaborasi UTS terus dibuktikan dengan berbagai program menarik yang ditelurkan. Jika sebelumnya Program Merdeka di puluhan desa wilayah Kabupaten Sumbawa dinilai cukup sukses, kali ini UTS melalui Direktorat Akademik resmi meluncurkan Program UTS Mengajar di Hotel Grand Samota, 20 September 2021 lalu.
Hadir dalam kesempatan itu Bupati Sumbawa diwakili Kepala Diskominfotiksan, Tri Karyati, S.Sos, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Dr. H. Ikhsan Safitri, M.Sc, puluhan guru perwakilan SD dan SMP, serta para mahasiswa peserta program.
Universitas Teknologi Sumbawa Mengajar (UTS Mengajar) adalah salah satu kegiatan yang UTS melibatkan mahasiswa dan dosen di setiap program studi untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah pada masa pandemic. Selain itu meningkatkan produktifitas guru dalam menulis karya ilmiah dan membangun sistem informasi manajemen sekolah.
Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa UTS untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan seperti yang menjadi semangat dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Dalam sambutannya, Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph.D menjelaskan, UTS Mengajar ini nantinya akan memungkinkan para mahasiswa dapat membantu guru di sekolah dalam pendampingan belajar para siswa-siswinya di masa pandemi ini. Bukan mengambil peran sebagai pengajar tetapi pendampingan belajar.
Jika sasaran dari Program Merdeka untuk mengaktualisasikan ilmu-ilmu yang didapatkan mahasiswa di perkuliahan secara langsung di lapangan (masyarakat desa) dengan melibatkan semua bidang keilmuan, maka UTS Mengajar diharapkan mampu menjembatani gap (kesenjangan) pembelajaran yang dialami oleh siswa dan guru yang diakibatkan oleh pandemic.
Kemudian membantu meringankan sedikit beban para guru dalam proses pengajaran. Terbatas pada bidang keilmuan sosial terlebih dahulu, menyesuaikan kebutuhan dari jejang sekolah tujuan yakni sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
Dalam melaksanakan program tersebut ungkap Rektor, mahasiswa akan didampingi para dosen. Selain pengajaran, juga dapat ditawarkan program terkait manajemen guru, manajemen sekolah, pelatihan untuk para guru dan lainnya. Program UTS Mengajar adalah bagian dari kontribusi kampus untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan yang ada di daerah Kabupaten Sumbawa juga Sumbawa Barat. Untuk batch pertama, sebanyak 70 mahasiswa mengikuti program ini yang tersebar di 10 sekolah.
“Dalam rangka menyukseskan pendidikan nasional dibutuhkan bantuan dari berbagai pihak yang bergerak secara bersama-sama. Gerakan ini dapat dilakukan oleh siapapun termasuk mahasiswa dan dosen untuk membantu sekolah, khususnya pada jenjang SD dan SMP guna memberikan kesempatan belajar yang optimal kepada semua peserta didik dalam kondisi pandemi saat ini,” pungkas Chairul Hudaya.
Kadis Dikbud Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri mendukung diluncurkannya program tersebut oleh UTS. Ia berharap melalui program-program seperti yang dijalankan UTS ini, dapat menjadi pendorong tercapainya visi dari mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan bersama-sama memberikan yang terbaik di bidang pendidikan, sehingga warna pendidikan di daerah khususnya Sumbawa dapat mencapai tingkat kemajuan yang diharapkan.
“Kami bangga dengan UTS, semoga program-program seperti ini terus berlanjut dan berjalan dengan masif menyentuh seluruh sekolah yang ada. Ini akan menjadi pengalaman menarik dan berbeda tentunya, tidak hanya bagi para siswa-siswi tetapi juga bapak/ibu guru kita,” tandasnya. (SR)






