Tahun ini RSUD Asy-syifa Kembali Targetkan Pendapatan 22 Milyar

oleh -244 Dilihat
Dirut RSUD AsySyifa Sumbawa Barat, dr. Carlof Sitompul

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (27/5/2021)

Target pendapatan RSUD Asy-syifa Sumbawa Barat Tahun 2020 sebesar Rp 22 Milyar tidak bisa tercapai. Ini terjadi karena Pandemi Covid. Hal ini diakui Direktur Assyifa, dr. Carlof Sitompul kepada samawarea.com belum lama ini.

Kendati demikian pada tahun 2021 ini, Ia menargetkan kembali pendapatan RSUD Asy-syifa Rp 22 milyar sama dengan target Tahun 2020 lalu. “Pendapatan RSUD Tahun 2020 sama dengan pendapatan Tahun 2019, sekitar Rp 19 milyar,” sebutnya.

Dijelaskannya, dalam menentukan target pendapatan Ia selalu menargetkan lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Ini bentuk melakukan langkah maju dalam pelayanan. Sebab setiap tahun ada penambahan pelayanan sehingga pihaknya optimis dalam menentukan target dimaksud.

Karena Covid sehingga target tidak bisa terpenuhi. Untuk Tahun 2021 ini, dr Carlof masih meyakini bisa terpenuhi mengingat laporan 4 bulan terakhir pendapatan RSUD sudah mencapai Rp 9 milyar. “Pencapaian ini cukup bagus membuat saya masih yakin target pendapatan RSUD bisa tercapai,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan pendapatan, lanjut dr Carlof, pihaknya telah berhasil meyakinkan Universitas Udayana dan Sanglah Bali untuk kembali mengirim dokter spesialis mata yang sempat dihentikan sementara akibat Covid. Selain itu dalam waktu dekat akan ada Dokter Radiologi yang pulang usai melaksanakan pendidikan yang dibiayai pemerintah dan telah berstatus PNS. “Saat ini pelayanan mata sudah bisa dilayani. Dan sebentar lagi sudah ada dokter radiologi,” ujarnya.

Dengan semakin bertambahnya pelayanan, Carlof menyatakan akan terus membuka target-target pelayanan penunjang. Namun yang paling penting, pelayanan dasar di RSUD Asy-syifa sudah terpenuhi. (HEN/SR/**)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *