Catut Nama Kapolsek Plampang, Penipu ini Kuras Uang Kades Teluk Santong 40 Juta

oleh -448 Dilihat
ilustrasi

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (30 Juni 2021)

Pelaku penipuan tak pernah berhenti melakukan aksinya. Meski menggunakan modus lama dengan mencatut nama pejabat, tapi masih saja ada orang yang terperdaya.

Pelaku mengaku sebagai Kapolsek Plampang, IPTU Budiman Parangin Angin SH menghubungi Camat Plampang, semua kepala desa hingga Ketua RW di wilayah Kecamatan Plampang, Rabu (30/6).  Namun yang naas bagi Kades Teluk Santong, Masyuda. Kades ini harus merelakan kehilangan uang Rp 40 juta karena percaya dengan pengakuan si penipu.

Dihubungi samawarea.com, Kades Masyuda menuturkan, sebelumnya dia mendapat telepon dari orang yang mengaku sebagai Kapolsek Plampang. Awalnya oknum penipu ini menanyakan posisi Kades. Kades pun menjawab sedang berada di Sumbawa mengikuti rapat.

Lalu pelaku ini menanyakan posisi Sekdesnya. Dan kembali dijawab Kades juga ada di Sumbawa bersamanya. Selanjutnya pelaku menanyakan Kades, siapa yang bisa dihubungi di desanya karena hendak transfer uang. Kades pun memberikan nomor kontak Kadus.

Tapi sebelum dihubungi pelaku, Kades menghubungi Kadus memberitahukan akan datang Kapolsek Plampang untuk transfer uang. Tak lama pelaku menghubungi Kadus. Pelaku menanyakan Kadus apakah ada BRIlink di sekitar tempat tinggalnya dan dijawab ada. Selanjutnya, pemilik BRIlink sempat berbicara dengan pelaku terkait dengan transfer uang itu.

Singkatnya uang Rp 40 juta berhasil ditransfer ke rekening yang digunakan pelaku. Setelah uang ditransfer barulah sadar ternyata itu bukan Kapolsek Plampang, melainkan seorang penipu. Kebetulan Kades Masyuda ada di Sumbawa, langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Sumbawa.

Kapolsek Plampang, IPTU Budiman Parangin Angin SH, menyatakan bahwa tindakan pelaku mencatut namanya sangat memalukan. Karena itu merupakan penipuan. “Itu bukan saya, itu penipu,” tegas Kapolsek.

Karena itu setelah mendapat laporan, Kapolsek langsung menghimbau melalui Grup WA Kepala Desa, untuk mencegah adanya korban lainnya. Ia menghimbau apabila ada telepon masuk yang mengatasnamakan dirinya dengan meminta imbalan berupa apapun, itu semua adalah penipuan.

“Nomor telepon saya hanya satu. Kalau ada nomor lain yang menghubungi Bapak dan Ibu mohon agar diabaikan saja karena itu adalah penipuan. Paling penting lagi jangan melayani penelpon itu sebelum melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan saya ataupun Polsek terdekat,” tandasnya.

Secara terpisah, Camat Plampang, Saihuddin, S.Sos., menyebutkan, oknum penipu yang mengaku Kapolsek Plampang sempat menghubunginya. Sempat ditanya Camat mengapa nomor Kapolsek berbeda. Penipu itu mengaku nomornya 081284683217 itu adalah nomor khusus dan sangat pribadi yang hanya digunakan untuk kalangan keluarganya.

Selanjutnya penipu tersebut mengatakan akan mengunjungi camat di kantor. Lalu pada akhir pembicaraan penipu ini menanyakan tentang Agen BRIlink. “Saya secara tegas langsung mengatakan tidak tau, dan dia menutup pembicaraan,” kata Camat.

Kades Muer, Asyari juga mengaku sempat dihubungi penipu yang mencatut nama Kapolsek Plampang. Penipu ini meminta nomor salah satu toko bangunan di desanya. Kades pun menawarkan akan mengirim nomor kontak pemilik toko via WA, tapi penipu ini menolak.

Ia pun mulai curiga dan langsung menghubungi pemilik toko agar tidak melayani permintaan pelaku jika menghubunginya. Benar saja, pemilik toko dihubungi dan meminta uang sebesar Rp 35 juta. Nomor penipu itu 081239683217.

Sekdes Desa Usar, Inggun Azis juga demikian. Penipu itu meminta nomor HP pengusaha di desanya. Tapi Sekdes sudah mengetahui itu bukan kapolsek melainkan penipu karena sudah terlebih dahulu diinformasikan Camat Plampang. Hal yang sama juga dialami Kades Sepayung Sahabuddin. Penipu itu meminta nomor pengusaha di desanya. Karena mengira itu Kapolsek langsung saja diberikan.

Beruntung kades bertemu Camat Plampang dan menceritakannya sehingga diketahui itu adalah penipu. Kades langsung menghubungi pengusaha dan menyampaikan informasi itu sekaligus untuk tidaks melayani orang yang mengaku Kapolsek Plampang. (BUR/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *