Sungai Meluap Rendam Lima Desa, 100 Warga Mengungsi

oleh -312 Dilihat

LOMBOK BARAT, samawarea.com (2/5/2021)

Sejumlah dusun di beberapa desa wilayah Kecamatan Kediri Lombok Barat, terendam banjir, akibat tingginya curah hujan sepanjang hari ini. Debit air sungai mengalami peningkatan, Sabtu (1/5/2021). Kondisi ini menyebabkan masyarakat di Desa Ombe Baru, dan Desa Jagaraga Indah, mengungsi.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus S. Wibowo, SIK melalui Kapolsek Kediri AKP Arjuna Wijaya SIK menyebutkan bahwa banjir di Kediri merendam 5 desa yaitu Desa Ombe Baru, Desa Jagaraga Indah,

Desa Dasan Baru, Desa Gelogor, dan Montong Are. Namun di tiga desa ini warga tidak mengungsi karena air sudah berangsur surut. “Tinggi air sekitar setengah meter menggenangi rumah warga serta jalan, yang diakibatkan karena curah hujan yang tinggi, sehingga mengakibatkan air sungai di Dusun Ombe Dese dan Dusun Batu Tumpeng, meluap,” ungkapnya.

Dari hasil pemantauan sementara, perumahan warga di Dusun Ombe Dese dan Desa Ombe Baru yang terdampak banjir sebanyak 44 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 160 jiwa. “Kerugian materi untuk sementara belum diketahui, namun rumah warga masih banyak yang terendam dan tidak korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelasnya.

Sedangkan di Desa Jagaraga Indah, perumahan warga di Dusun Batu Tumpeng I, Desa Jagaraga Indah  sebanyak 30 KK atau sekitar 90 jiwa. Di Dusun Batu Tumpeng II yang tergenang 35 KK atau sekitar 115 jiwa, Dusun Timur Raya 60 KK atau 180 jiwa. “Di Desa Gelogor air sudah mulai surut, kami dari Polsek Kediri bersama Babinsa dan warga setempat, sedang fokus membersihkan lumpur sisa banjir tersebut,” terangnya.

Untuk masyarakat yang terdampak dan rumahnya masih tergenang air, sementara akan diungsikan di rumah warga atau keluarga yang tidak terdampak banjir. “Rencananya akan dibangunkan tenda di halaman rumah warga yang tidak terdampak oleh pihak BPBD Lobar, sedangkan masyarakat yang sampai saat ini masih mengungsi sebanyak 100 orang,” ujarnya.

Terhadap adanya bencana banjir tersebut, Forkopimcam Kediri dan BPBD turun langsung ke lokasi untuk membantu melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak. “Upaya yang dilakukan agar air cepat surut, yaitu menyedot air yang menggenangi rumah warga menggunakan pompa air sebanyak 4 unit,” imbuhnya.

Selain membantu melakukan Evakuasi, Polsek Kediri dan pihak BPBD masih disiagakan di Lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemantaun terkait perkembangan Banjir tersebut. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *