samawarea.com (4 April 2021)
SUMBAWA BARAT–Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Sumbawa Barat mengklaim ketersediaan pangan khususnya beras cukup melimpah. Bahkan saat ini ada sekitar 30 ton beras yang tersedia di gudang cadangan pangan daerah sehingga masih bisa bertahan hingga empat tahun kedepan.
“Khusus beras kita cukup melimpah bahkan mampu bertahan hingga empat tahun kedepan, karena memang kondisi kita saat ini surplus gabah,” ungkap Kepala DKP, Ir. H. Alimin M.Si, kepada Samawarea.com, kemarin.
Dikatakan Alimin—sapaan pejabat low profil ini, pemerintah terus mengupayakan untuk menambah cadangan pangan daerah sebanyak 80 persen sesuai aturan. Melimpahnya cadangan pangan daerah, karena kebiasaan masyarakat menyiapkan cadangan pangan sendiri di lumbung pangan masing-masing.
Ketika kondisi kritis maka beras yang berada di gudang cadangan pangan daerah akan dikeluarkan. “Kalau dari segi ketersediaan pangan khusus beras anggap tidak ada masalah,” sebutnya.
Hanya yang perlu dikhawatirkan adalah masalah kebutuhan holtikultura. Bahkan yang menjadikan inflasi di KSB cukup tinggi, karena kebutuhan tersebut selalu datang dari luar daerah. Bahkan jika salah satu daerah pemasok seperti bawang merah dari Bima mengalami gagal panen, maka harganya juga akan melonjak.
Terkait dengan hal itu, pihaknya tengah mencari solusi terbaik dengan leading sektor lainnnya sehingga kebutuhan dalam daerah bisa dipenuhi. “Yang menjadi fokus kita yakni masalah holtikultura, makanya kami bersama Distan tengah berupaya mencari solusi agar persoalan ini bisa tuntas,” tandasnya. (HEN/SR)






