Tukang Bangunan Masjid Tewas Kesetrum, Sempat Teriak “Allahuakbar…!”

oleh -303 Dilihat

LOMBOK UTARA, samawarea.com

Naas menimpa Zaenuddin (41). Warga Dusun Omasegoar, Desa Senaru, Kecamatan Bayan ini, menghembuskan napas terakhir dalam kecelakaan yang menimpanya.

Tukang bangunan harian ini tewas kesetrum aliran listrik bertegangan tinggi saat mengerjakan Masjid Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (14/3) pukul 15.30 Wita. Sebelum meninggal, korban sempat berteriak “Allaahuakbar…!”.

Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyah, SH., melalui Kapolsek Bayan IPTU Sugi Jaya, SH., mengatakan kejadian tersebut berawal saat korban bersama dua orang saksi bekerja sebagai tukang bangunan harian di Masjid di Dusun Koloh Tantang, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan.

Pada saat korban memasang kanal reng atap masjid dengan cara membawa kanal posisi berdiri, menyentuh kabel listrik tegangan tinggi tanpa lapisan.

Akibatnya kanal dialiri membuat tubuh korban bergetar hebat. Saksi sempat mendengar pekikan korban mengucapkan “Allahuakbar…!” sebelum tubuhnya jatuh ke bawah dari ketinggian sekitar 4 meter.

Lanjut Kapolsek Bayan, korban dilarikan ke Puskesmas Bayan oleh warga sekitar. Namun korban meninggal dunia dalam perjalanan.

Keluarga korban menolak untuk divisum maupun diautopsi, sehingga petugas puskesmas hanya membuatkan rekam medis dan keterangan meninggal dunia.

Selanjutnya jasad korban dibawa pulang.
Keluarga korban sudah mengikhlaskan kematian korban dan menganggap sebagai musibah. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *