Berselisih dengan Warga Turki, 5 Pemuda Mabok Justru Keroyok Warga Amerika

oleh -307 Dilihat

LOMBOK UTARA, samawarea.com (5/2/2021)

Setelah beberapa bulan melakukan penyelidikan, akhirnya Polda NTB berhasil mengungkap kasus pengeroyokan terhadap Nicholas Tood Badgero warga negara Amerika, di Gili Air, Lombok Utara. Sebanyak 5 orang terduga pengeroyokan ditangkap, Rabu (3/2/2021) kemarin. Untuk diketahui kasus pengeroyokan terhadap warga Negara asing (WNA) ini terjadi pada 18 Oktober 2020 lalu. “Setelah melakukan penyelidikan dan serangkaian pemeriksaan, akhirnya lima orang terduga pelaku penganiayaan ini berhasil kami amankan pada hari Rabu tanggal 3 Februari 2021 kemarin,” kata Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol Hari Brata SIK, didampingi Kasubdit III Direskrimum Polda NTB Kompol Yasmara SIK, dan Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K saat menggelar jumpa pers, di Mako Polda NTB, (4/2/2021)

Lima orang terduga tersebut berinisial JA (21), SH (23), RP (20), AF (24), dan Sah (21). Kelimanya warga Dusun Gili Air, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.

Kombes Pol Hari Brata menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat mereka dalam pengaruh minuman keras, sehingga kuat dugaan terjadinya peristiwa itu karena kesalah-pahaman. “Saat kejadian mereka mabuk miras,” jelasnya.

Berawal ketika kelima terduga berselisih dengan turis asal Turki. Kemudian Nicholas datang untuk melerai. Namun karena para terduga sudah mabuk, Nicholas pun jadi sasaran. Korban dipukul dan dikeroyok para terduga menggunakan tangan dan kayu. Akibatnya korban mengalami luka robek bagian bibir bawah kanan, memar dahi kanan, kemerahan bagian bahu, lecet kepala belakang, kemerahan bagian lengan kanan dan punggung serta korban mengeluh kesakitan pada bagian kepala dan sekujur tubuhnya. Setelah mengeroyok korban, para terduga kabur. Akibat perbuatannya itu, kelima terduga terancam dijerat Pasal 363 Ayat (1) KUHP dan atau Pasal 480 KUHP. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *