Sasar Pelajar, Polisi Giatkan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Covid-19

oleh -338 Dilihat

LOMBOK TENGAH, samawarea.com (22/7/2020)

Polres Lombok Tengah (Loteng), melaksanakan penyuluhan sekaligus imbuan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 pada pelajar SMK Anak Bangsa, kemarin. Penyuluhan tersebut bertujuan agar pelajar mengetahui bahwa narkoba ini sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Selain itu, pada saat kondisi pandemi sekarang ini, pelajar juga harus mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari virus korona.

Kasat Res Narkoba Polres Loteng, IPTU Hizkia Siagian mengaku pihaknya terus turun melakukan penyuluhan narkoba dan memberikan imbuan penerapan protokol kesehatan Covid-19 kepada para pelajar. Hal itu dilakukan agar semua pelajar terhindar dari barang haram tersebut. Apalagi, saat ini peredaran narkoboba sangat marak, bukan hanya di desa namun sudah merambah hingga pelosok desa. “Sosialisasi bahaya narkoba ini penting bagi pelajar agar mereka terhindar dari barang haram itu,” imbuhnya.

Menurutnya, sosialisasi ini merupakan arahan dan perintah Kapolres Loteng. Dalam sosialisasi, pihaknya menjelaskan selain soal bahaya narkoba juga ketentuan pidana menurut UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Konsekuensi atau sanksi untuk pemakai, pengedar, dan bandar narkoba. “Kita harapkan dengan sosialisasi ini. Peredaran narkoba ini dikalangan pelajar akan berkurang kedepanya, ” ungkapnya.

Sementara itu, KBO Satnarkoba Polres Loteng, IPTU Bambang Sutrisno menegaskan, saat ini pelajar menjadi salah satu sasaran peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Sehingga diperlukan perhatian khusus untuk menyelamatkan generasi muda agar tidak terkontaminasi bujukan menggunakan barang haram tersebut. “Selain peredaran narkoba, kami juga mengajak masyarakat untuk penerapan protokol kesehatan,” ujarnya.

Ia menyatakan, dengan sering dilakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba terutama di tingkat pendidikan, dapat menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba. Selain itu, pihaknya juga terus berupaya meningkatkan kesadaran para pelajar tentang bahaya narkoba. “Mari bersama-sama kita menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, dan aman dari permasalahan narkoba, sehingga generasi bangsa selamat dari obat-obat terlarang ini,” ajaknya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *