TNI-Polri di KSB Buka Dapur Umum, Masakannya Dipuji Wartawan

oleh -314 Dilihat

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (2/5/2020)

TNI-Polri di Kabupaten Sumbawa Barat membuka dapur umum. Makanan dan minuman yang tersaji di dapur umum ini diperuntukkan bagi Gugus Tugas Covid-19. Makan itu disuplay ke setiap posko untuk sahur dan berbuka puasa. Untuk masakan pertama Dapur Umum, Dandim dan Kapolres Sumbawa Barat mengundang wartawan berbuka puasa bersama. Para jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), JOIN (Jurnalis Online Indonesia) dan lainnya ini diminta untuk menilai masakan dapur umum.

Dalam sambutannya, Dandim 1628 Sumbawa Barat, Letkol CZI Eddi Oswantoro ST mengatakan bahwa TNI dan Polri bersama-sama membangun tenda dapur umum untuk petugas Gugus Covid-19 di Sumbawa Barat. Ratusan bungkus disebar ke setiap posko, seperti Posko Kabupaten, Posko Kecamatan, RSUD Asy-Syifa, dan petugas di palang pintu masuk Kecamatan Poto Tano. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk gotong royong dalam melawan virus mematikan ini. “Kami sadar bahwa petugas kita di garda terdepan harus kita perhatikan terutama staminanya karena saat ini masyarakat KSB berharap banyak kepada petugas yang ada, sehingga kami dari TNI-Polri berinisiatif membangun dapur umum untuk menjamin petugas tidak kekurangan makanan dalam menjalankan tugasnya. Karena memang tugas menjadi garda terdepan sangat berat, tapi itu akan menjadi ringan apabila kita saling bantu dan mendukung,” ujarnya.

Di bagian lain Dandim mengaku sengaja mengundang para wartawan untuk berbuka puasa hari pertama pembukaan dapur umum. Ini dimaksudkan agar wartawan sebagai mitra TNI-Polri bisa menilai masakan yang akan dibagikan kepada petugas di lapangan. “Apakah enak atau gimana, sehingga setelah makan nanti silahkan diberikan penilaian apa kekurangan dan kelebihannya,” ucap Dandim low profil ini.

Hendra Ardiansyah—wartawan media online samawarea.com didampingi wartawan lainnya yang terlihat cukup lahan menyantap makanan dapur umum, mengakui kelezatan masakan TNI-Polri ini. “Saya membayangkan sebelumnya masakan tentara itu biasa-biasa saja, yang enak karena kondisi saja, ternyata rasa masakannya tidak kalah dengan masakan yang kita sering beli di warung dan restoran. Begitu juga dengan kolak takjilnya rasanya enak, manisnya tidak berlebihan. Pantas kami-kami ini sangat lahap menikmati hidangan yang disuguhkan,” puji wartawan bertubuh subur ini.

Ketua PWI KSB, Khaerilwansyah Zakaria sangat mengapresiasi langkah yang diambil TNI-Polri dengan membangun dapur umum. Sebab kondisi lapangan para petugas sangat membutuhkan perhatian dalam hal staminanya. “Kami mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan TNI dan Polri dengan membangun dapur umum. Selama ini kami melihat TNI Polri sangat aktif dalam membantu Pemda mengatasi Covid ini,” ungkapnya. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *