SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29/5/2020)
Sedikitnya 3 tenaga medis di RSUD Sumbawa dinyatakan positif covid. Kepastian tersebut berdasarkan hasil swab Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark (STP), Jumat (29/5/2020) hari ini. Hal itu dibenarkan Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri yang ditemui di ruang kerja Sekda Sumbawa, siang tadi.
Tiga tenaga medis yang terpapar covid ini, ungkap dr. Dede, terdiri dari 1 dokter spesialis dan 2 perawat. Saat ini ketiganya dalam perawatan medis di Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA). Tiga tenaga medis tersebut kata dr. Dede, terpapar balita pasien covid yang kini dalam perawatan di RSU Provinsi NTB di Mataram. Sebelumnya 3 tenaga medis tersebut diistirahatkan untuk menjalani isolasi mandiri bersama puluhan tenaga medis di rumah sakit setempat. Dari 5 orang dokter spesialis yang kontak dengan balita Covid, 4 di antaranya hasil swabnya negatif. Sedangkan satu orang dokter spesialis hasil swab kedua dinyatakan positif Covid. Sedangkan perawat, dua di antara puluhan orang, dinyatakan positif. Dengan hasil ini, pihaknya bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid Kabupaten Sumbawa langsung melakukan tracing contact (penelusuran). Hasil sementara tercatat lebih dari 40 orang perawat yang kontak langsung dengan tiga tenaga medis positif Covid ini. “Kami langsung istirahatkan untuk menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya.
Positifnya tiga tenaga medis RSUD Sumbawa ini diperkuat dengan keterangan pers Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Jumat malam ini. Ia menyebutkan ada 4 warga Kabupaten Sumbawa yang positif Covid. Jika disingkronkan dengan data yang diperoleh samawarea.com dari RSUD Sumbawa, tiga orang di antaranya adalah tenaga medisnya. Yakni Pasien nomor 591, an. Tn. GI, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Umasima, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik. Pasien nomor 592, an. Ny. EP, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Labu Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik. Pasien nomor 593, an. Ny. TDR, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Lopok, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik.
Sedangkan satu orang lainnya adalah kluster Magetan. Yaitu Pasien nomor 594, an. BP, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Desa Tatede, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 263. (JEN/SR)






