Sikapi Dampak Corona, SMAN 2 Sumbawa Berikan Bansos untuk Siswa Tak Mampu

oleh -1 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (11/4/2020)

Wabah Virus Corona yang cukup meresahkan ini, tidak hanya berdampak pada kesehatan namun juga social dan ekonomi masyarakat. Hal ini sangat dirasakan masyarakat terutama orang tua dan para siswa dari kalangan tidak mampu. Dengan kehidupan yang pas-pasan, membuat mereka mengalami kesulitan hidup dalam upaya memenuhi kebutuhannya. Kondisi ini menggerakkan jajaran SMA Negeri 2 Sumbawa untuk memberikan perhatiannya. Rencananya dalam waktu dekat, sekolah favorit ini akan memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada siswa yang tergolong pra sejahtera. Rencana ini terungkap berdasarkan usulan Komite Sekolah sebagai respon atas dampak penyebaran Covid-19 dalam rapat yang digelar, Sabtu (11/4) siang tadi.

Ketua Komite Sekolah setempat, Zulkarnaen ST., MT mengatakan, bahwa pencegahan penyebaran Covid-19 dan mengatasi dampak ikutannya menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk jajaran dunia pendidikan. Karena itu SMAN 2 Sumbawa harus ikut berperan dan berkonstribusi sebagai respon atas kondisi yang ada minimal memberikan perhatiannya kepada para siswanya. Ia menyambut positif upaya yang sudah dilakukan pihak sekolah dengan menyiapkan masker dan handsanitizer di internal sekolah, serta mengalokasikan anggaran bagi keberlangsungan proses belajar mengajar meski siswanya tengah dirumahkan. “Kami tidak ingin wabah corona ini membuat proses belajar mengajar terhenti, harus terus berlangsung kendati melalui sistem online. Bagi siswa yang tidak mampu perlu diintervensi melalui bantuan-bantuan dan hal lainnya,” kata Naen—akrab akademisi ini disapa, didampingi Sekretaris Komite Zainuddin SE.

Baca Juga  Angka Harapan Hidup Meningkat, Disos KSB Revisi Penerima Kartu Bariri Lansia

Baca juga: Dinas Dikbud Sumbawa Perpanjang Libur Sekolah Hingga 27 April

Terkait rencana untuk memberikan bantuan social bagi siswa tak mampu, menurut Naen, merupakan langkah yang perlu dilakukan sekolah. Sebab wabah Virus Corona ini tidak hanya berdampak bagi kesehatan masyarakat tapi juga kehidupan social ekonomi. “Kami ingin perhatian kepada siswa ini berawal dari SMA Negeri 2 Sumbawa dan berharap dapat diikuti oleh sekolah-sekolah lainnya,” ujar Naen.

Sementara Kepala SMA Negeri 2 Sumbawa, Sahyuddin, S.Pd., MA.TESOL, menyambut positif usulan komite sekolah. Usulan ini akan direalisasikan dalam waktu dekat dengan memberikan bantuan social kepada siswa yang tergolong pra sejahtera. Saat ini sebut Sahyuddin, tercatat ada 165 siswa di sekolahnya yang tergolong pra sejahtera. Selama ini siswa tersebut telah dibebaskan dari pembayaran dana BPP.

Dalam kesempatan itu Sahyuddin meminta siswanya untuk patuh terhadap himbauan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid. Yakni tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak, melakukan social distancing, mencuci tangan mengguna sabun, menjaga kesehatan dan berprilaku hidup sehat. Selain itu tekun belajar dan tetap melaksanakan tugas-tugas yang diberikan guru meski dalam kondisi siswa dirumahkan. Sebab sekolah tidak diliburkan melainkan proses belajar mengajar dialihkan di rumah melalui sistem online. (JEN/SR)

iklan bapenda