Serahkan Bibit Rakyat 394.250 Batang
SUMBAWA BESAR, SR (12/12/2019)
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, beserta unsur Forkopimda, Kadis Kehutanan dan LH NTB, Kepala OPD Kabupaten Sumbawa dan KSB, melaksanakan Penanaman Pohon Bersama di Dusun Kayu Madu Desa Labuhan Badas, dalam rangka Pencanangan Gerakan NTB Hijau, Kamis (12/12/2019). Kegiatan ini dalam rangka merayakan hari jadi Provinsi NTB ke 61 pada 17 Desember 2019 mendatang. Dalam pencanangan itu, Gubernur menyerahkan bantuan kepada kelompok tani secara simbolis senilai miliaran rupiah. Yaitu Badan Layanan Umum Kredit Tunda Tebang sebesar Rp 4.611.438.000, dana hibah FIP KPH Batu Lanteh untuk 10 kelompok Rp 3.278.167.500, dan tanaman produktif sebesar Rp 3.278.167.500. Selain itu Gubernur memberikan bantuan Bantuan Bibit Rakyat (BBR) 394.250 batang.
Dalam sambutannya Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menghijaukan NTB. Terutama pada lahan-lahan yang selama ini sudah gundul akibat aktivitas masyarakat. “Mohon kepala kepala desa, camat dan Bupati, kalau ada oknum yang menebang pohon atas nama keserakahan, dia bukan hanya menumbangkan pohon yang berusia ratusan tahun. Namun juga menumbangkan kesempatan generasi masa depan untuk melihat indahnya hutan kita,” kata Gubernur.
Gubernur yang akrab disapa Bang Zul itu menghimbau masyarakat untuk belajar mencintai dan menghargai pohon serta lingkungan. Sebab, kadang kebahagiaan itu muncul hanya dengan melihat indahnya hutan dengan pohon yang menjulang tinggi. “Kadang saya berjalan di jalan yang jelek itu, menyaksikan pohon yang besar dan tinggi ratusan meter. Kadang kepuasan batin itu bisa didapat dengan melihat pohon-pohon itu,” ungkap Bang Zul.
Bang Zul menegaskan bahwa masyarakat tidak harus menunggu bupati, gubernur dan presiden untuk menghijaukan NTB. Masyarakat bisa memulai dari diri sendiri, keluarga atau masyarakat terdekat. Sebab katanya, dengan adanya media sosial seperti saat ini, banyak yang mengeluhkan masalah di sekitar. Namun, jarang yang mulai mencari solusi terhadap masalah tersebut. “Mudah-mudahan melalui gerakan ini, dalam waktu yang tidak terlampau lama, kita bisa tersenyum menyaksikan NTB hijau kembali,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk mendukung gerakan menghijaukan NTB. Ia mengatakan, Pemda Sumbawa telah mencanangkan program tanam pohon untuk mengembalikan fungsi hutan. Yaitu dengan menanam pohon. “Kami coba dengan menanam Sengon. Karena umur Sengon ini enam tahun, tentu tidak ada petani yang mau menanam itu, karena hasilnya tunggu enam tahun. Kami sikapi dengan menanam di bawahnya pohon Porang,” katanya. (SR)






