KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN HUMASPRO PEMDA SUMBAWA BARAT
SUMBAWA BARAT, SR (18/9/2019)
Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, ST menerima kunjungan kerja Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi NTB, Brigjen Pol. Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, SH., M.Si, Selasa (17/9/2019) kemarin. Hadir juga pada kegiatan tersebut, Kapolres Sumbawa Barat, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Kepala BNN KSB, sejumlah Kepala OPD dan pejabat struktural Pemerintah KSB lainnya.
Kepala BNN Provinsi NTB mengatakan, sebagai pejabat baru di NTB, dirinya harus melaksanakan kunjungan kerja ke setiap kabupaten/kota. Selain memperkenalkan diri, juga untuk menyatukan visi dan misi bersama Pemda dalam upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Hal tersebut diatur dalam instruksi presiden No. 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN. ‘’Kondisi kita darurat narkoba, BNN membutuhkan peran atau dukungan Pemda, baik dari aspek regulasi, kalau tidak Perda minimal melalui Perbup, BNN akan back-up secara teknis,” katanya.
Dikatakan Wabup Fud Syaifuddin, Pemda menyadari akan bahaya atau pengaruh narkoba. Pemda pun sangat siap mendukung BNN. Beberapa dukungan fasilitas pun telah diberikan Pemda kepada BNN KSB. Pemda juga melaksanakan kegiatan Desa Bersinar atau Desa Bersih dari narkoba bekerjasama dengan Kesbangpoldagri NTB. Untuk transparansi kepada publik, Pemda juga siap menggandeng BNN untuk melakukan tes urine terhadap Aparatur Sipil Negara. Nantinya BNN juga bisa melakukan tes urine bagi anggota DPRD KSB dan lainnya. Diharapkan kerjasama Pemda dan BNN ke depannya akan semakin baik dalam P4GN.
Wabup juga di setiap pertemuan selalu mengingatkan kepada masyarakat akan bahaya narkoba yang begitu banyak beredar di wilayah KSB. Wabup selalu mengatakan pemberantasan narkoba tidak bisa sendiri harus semua kerjasama dengan semua pihak, terutama keluarga, dan orang tua yang paling utama. “Kita harus menyelamatkan generasi penerus. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” kata Wabup.
Wabup mengaku semua momen akan dimanfaatkan untuk mensosialisasikan bahaya narkoba, termasuk kehadiran “Slank” grup band papan atas di KSB. Wabup langsung mensosialisasikannya secara live melalui HP tentang bahaya narkoba. “Siapapun dan dimanapun fans Slank harus katakan tidak pada narkoba. Karena ciri khas anak Slank adalah kreativitas inovasi selalu menghidupkan suasana, membuat hari menjadi lebih indah. Anak Slank rajin beribadah, sholat lima waktu selalu dijaga,” ungkap Kaka Slank saat disiarkan langsung melalui handphone Wakil Bupati KSB. (HEN/SR)






