Pimpinan DPRD Duga Festival Pesona Moyo Ditunggangi dan Disabotase

oleh -338 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (15/9/2019)

Dominasinya tanyangan tentang pariwisata Lombok di momen Pembukaan Festival Pesona Moyo (FPM) 2019, Minggu (15/9) malam ini diduga adanya sabotase. Dugaan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumbawa Syamsul Fikri AR S.Ag., M.Si, karena ia melihat sendiri tayangan Teaser Pariwisata pada Opening Ceremony FPM, tidak mempromosikan potensi wisata Sumbawa. “Sangat prihatin, miris dan kecewa. Judulnya Festival Pesona Moyo tapi promosinya pariwsata Pulau Lombok. Saya duga ini disabotase dan momen Festival Moyo ini ditunggangi yang tujuannya bukan untuk kepentingan Sumbawa,” sesal politisi Demokrat ini.

Dugaan tersebut ungkap Fikri—akrab wakil rakyat empat periode ini cukup beralasan. Dari konfirmasinya dengan pihak Dinas Pariwisata Sumbawa, bahwa video tentang SAMOTA termasuk Teluk Saleh yang menjadi ikon FPM, sudah diberikan kepada pihak propinsi untuk ditayangkan pada Teaser Pariwisata Pembukaan FPM. Mengingat dalam acara megah itu hadir Dato Syahril Abdullah—investor asal Malaysia yang ingin berinvestasi di NTB termasuk Sumbawa. Apalagi informasi dari Gubernur NTB, bahwa wisatawan yang paling banyak datang Sumbawa adalah dari Malaysia. Sehingga kehadiran Dato Syahril ini sangat penting dalam hal mempromosikan potensi pariwisata Sumbawa di negaranya serta potensi lain yang bisa dikembangkan. “Kalau yang ditayangkan tentang potensi pariwisata Lombok, bagaimana potensi Sumbawa bisa dikenal dunia terutama di Malaysia. Sepertinya propinsi tidak rela pariwisata Sumbawa maju,” tukasnya.

Fikri secara tegas tidak ingin Sumbawa terus menerus dianaktirikan propinsi. Seharusnya propinsi lebih gencar mempromosikan Sumbawa karena Lombok sudah dikenal masyarakat di seluruh dunia, agar kebijakan Pemprov terlihat ada keseimbangan bukan kesenjangan. Untuk itu Fikri mendesak Pemda Sumbawa melalui leading sektor terkait untuk mengajukan protes sehingga ke depan persoalan ini tidak menjadi tradisi. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *