27 Motor, 27 Sapi, 27 Kerbau dan 81 Kulkas
SUMBAWA BESAR, SR (21/9/2019)
Kerato Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, kembali bergolak. Diperkirakan 600 ekor kuda pacuan dari berbagai daerah akan menggetarkan arena tersebut untuk menjadi yang terbaik pada Pacuan Kuda dalam rangka menyemarakkan Festival Pesona Moyo 2019. Event tradisional yang resmi dimulai Sabtu, 21 September dan berakhir 29 September ini, adalah yang terbesar sepanjang sejarah. Sebab nilai hadiahnya mencapai Rp 1,1 Milyar.
Ditemui SAMAWAREA, Ketua Panitia, Haji Ahmad, menyebutkan ada 18 kelas yang dilombakan pada event pacuan kuda ini. Di antaranya Kelas TKA, TKB, OA, OB, OC, OD, Harapan A, Harapan B, Tunas A, B dan C, serta Dewasa A, B, C, D, F, dan Dewasa G. Ratusan kuda yang mengikuti lomba tersebut tidak hanya berasal dari kabupaten/kota di NTB seperti Sumbawa, KSB, Bima, Kota Bima, Dompu, Mataram, Lombok Timur, Lombok Barat dan Lombok Tengah, tapi juga dari luar daerah yaitu Sumba Barat NTT, Banjarmasin, dan Sumatera. Sebagian kuda-kuda ini sudah memiliki nama besar karena kerap meraih juara di kelasnya. Ada juga kuda juara pada event sebelumnya, kini menjajal kehebatannya di kelas yang lebih tinggi karena faktor usia dan tinggi badan. Misalnya Putri Ayu milik Baba Nge asal Kabupaten Bima yang masih bertahan di Kelas Dewasa A, Putri asal Kecamatan Lopok Sumbawa yang dulu meraih juara di Kelas Tunas B kini naik kelas Dewasa D. Kemudian Tanda Hati milik M Jafar Desa Sebewe, sebelumnya juara di Kelas OB sekarang naik kelas Harapan B. Selanjutnya kuda favorit yang meraih juara kelas dan juara umum pada event Pacuan Kuda di Boal Kecamatan Empang, Agustus 2019 lalu, juga turun gelanggang. Adalah Ratu Sumbawa. Kuda milik Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc ini merupakan kuda blasteran yang induknya lokal Sumbawa dan pejantannya kuda Kubret (keturunan kuda pacu). Dalam event ini, ungkap Haji Ahmad, panitia menyediakan hadiah 27 unit sepeda motor, 27 ekor sapi, 27 ekor kerbau, dan 81 unit kulkas dua pintu. Semua hadiah ini berasal dari Pemprov NTB. Untuk suksesnya acara ajang tersebut, panitia akan diback-up aparat dari TNI, Polri, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan NTB dan kabupaten. “Kepada semua komunitas, penggemar atau pecinta kuda, ayo kita datang beramai-ramai menyaksikan acara yang sangat menarik ini,” ajaknya. (JEN/SR)






