LOMBOK TENGAH, SR (21/9/2019)
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE, M.Sc, menghadiri sekaligus meletakkan batu pertama sebagai pertanda dimulainya pembangunan Sumur Waqaf yang diinisiasi Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bekerjasama dengan Bikers Brotherhood di Desa Ende Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (20/9/2019).
Saat peletakan batu pertama Sumur Waqaf tersebut, Gubernur didampingi El Precidente (Ketua Umum) Bikers Brotherhood Jhony Be Good Zakaria, Perwakilan ACT Reno Mahmudin dan Lalu Alfian, Danlanud Kolonel Budi Handoyo, Danrem 162/WB, Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani dan Dirnarkoba Polda NTB, AKBP Sujarwoko.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur yang kerap disapa Bang Zul ini memberikan sambutan selamat datang kepada Bikers Brotherhood yang sudah hadir menyapa masyarakat di Pulau Lombok. Berkaitan dengan klub motor, Ia memaparkan tentang sirkuit MotoGP akan mulai dibangun pada Oktober 2019 yang nantinya akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Di tengah sambutannya, Gubernur bercerita tentang persahabatan dan persaudaraan yang diambil dari kisah Genghis Khan. Melalui kisah tersebut Gubernur memberikan sebuah pesan “Jika suatu saat ada sahabat yang melukai hatimu, tetaplah ingat bahwa ia adalah seorang sahabat,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur mengapresiasi dan berterimakasih kepada Brotherhood, ACT dan tokoh-tokoh yang sudah mendukung kegiatan peletakan batu pertama waqaf sumur di Desa Ende. “Terimakasih kepada Brotherhood yang sudah menyapa kami di NTB, mudah-mudahan spirit Nusa Tenggara Barat keindahan dan exotisme pulau Lombok bisa kita tebarkan keseluruh penjuru Tanah Air kita,” tutupnya.
Dalam kesempatan yang sama, El Precidente Bikers Brotherhood Jhony Be Good Zakaria menjelaskan bahwa kegiatan peletakan batu pertama tersebut adalah bentuk aksi nyata sebagai anggota Brotherhood yang bekerjasama dengan ACT. Ia menginginkan agar kegiatan ini tidak hanya dilakukan sekali namun akan terus berlanjut. “Mudah-mudahan ini bukan yang pertama dan terakhir, semoga ada manfaatnya bagi kita semua. Terimakasih yang sebesarnya, ini untuk tokoh adat dan masyarakat,” tutupnya.
Sebelumnya, perwakilan dari ACT Reno Mahmudin dalam laporannya memaparkan tentang kegiatan Waqaf Sumur di Indonesia sudah mencapai 310 titik dan hampir menjangkau 34 Provinsi. Ia mengungkapkan rasa terimakasih dan syukur karena telah dilibatkan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Selain peletakan batu pertama, dalam rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan berupa 31 Al-Qur’an, 31 sarung dan 31 mukenah. Angka 31 tersebut merupakan simbol peringatan 31 tahun Bikers Brotherhood. Di akhir kegiatan, Gubernur beserta rombongan mengantar Club Motor Bikers Brotherhood menuju Kuta Mandalika sampai di Masjid Nurul Bilad Kuta Mandalika. (SR)






