Bendungan Meninting Mampu Mengairi Ribuan Hektar Lahan Pertanian

oleh -549 Dilihat

MATARAM, SR (19/9/2019)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB, Ir. Azhar MM, mengatakan Bendungan Meninting merupakan salah satu infrastruktur yang disiapkan untuk menampung air pada musim hujan sehingga bisa dimanfaatkan pada musim kemarau. Di hadapan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc dan Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, Dr. Ir. Hari Suprayogi, M.Eng, saat Groundbreaking menandai dimulainya pembangunan Bendungan Meninting, di Dusun Bukit Tinggi, Desa Penimbung, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (19/9/2019), Azhar menjelaskan, Bendungan Meninting berada cukup tinggi dari permukaan air laut. Dengan tinggi Spillway 74 Meter. Bendungan Meninting merupakan bendungan yang memiliki genangan yang cukup dalam, sehingga dapat mengalirkan air hingga ke Lombok Selatan. Tak hanya itu, Bendungan Meninting ini juga dapat mengairi daerah irigasi Desa Penimbung seluas 454 hektar, daerah irigasi Ketapang Orong 40 hektar dan sistem irigasi Jangkuk 1.065 hektar. Selain fungsi irigasi, bendungan ini juga akan menjadi sumber air baku SPAM regional, yang direncanakan kurang lebih 150 liter/detik dan tersedia energi listrik 2 x 0,4 Mega Watt.

Sedangkan untuk anggran pembangunan, Bendungan Meninting diperkirakan akan menelan anggaran sebesar Rp 1,4 Triliun. Dengan waktu pengerjaan selama 4 tahun, dimana tahapannya sudah dimulai pada tahun 2018. “Pembangunan bendungan ini sangat penting bagi kita semua. Kami mengajak masyarakat untuk bergotong royong dengan pemerintah, agar bangunan yang monumental ini dapat terbangun sesuai target waktu yang diharapkan,” ujarnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *