SUMBAWA BARAT, SR (1/7/2019)
Bantuan bibit jagung dari Provinsi NTB sebanyak 30 ton yang rusak sudah diganti 100% dengan jaminan kualitas dari Balai Sertifikasi Benih (BSB). “Sebanyak 30 ton bibit jagung pengganti sesuai standar kini sudah didroping ke daerah lengkap dengan hasil uji lab dari Balai Sertifikasi Benih,” ungkap Kepala Bidang Penanaman Pangan Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak), Syaifullah S.Pt kepada SAMAWAREA, Senin (1/7).
Standar yang harus dipenuhi untuk menjadi bibit unggulan sebut Syaifullah, minimal masa bibit jagung 85 sampai 90 persen. Dan bibit yang didistribusikan saat ini sudah memenuhi standar tersebut. Jenis jagung yang datang ini adalah CH21 berbeda dengan jenis jagung yang rusak yang dikembalikan belum lama ini yaitu jenis HJ27. Bibit jagung pengganti ini langsung didrop ke penerima bantuan. Namun Syaifullah mengatakan meski bibit jagung pengganti ini telah diuji BSB, jika masih ada kelurahan masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas agar ditindaklanjuti untuk dicarikan solusi. “Petani harus pintar-pintar menyiasati kondisi cuaca saat ini. Kalau sumber air dri hitungan petani bisa mencukupi silakan menanam jagung. Sebaliknya apabila stok air tidak cukup untuk mengairinya saya berharap petani untuk tidak menanam, mengingat di berbagai tempat sudah mulai terjadi kekeringan, dan kita juga diminta untuk waspada terhadap musim kering berkepanjangan,” ujarnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan KSB menarik kembali semua bantuan bibit jagung dari petani setelah mengetahui bibit jagung jenis HJ27 tidak sesuai standar. Awalnya diketahui ketika ada masyarakat melaporkan kalau bibitnya rusak. Petugas langsung turun ke lapangan mengecek dan mengambil sampel untuk diujilab. Ternyata setelah dicek masa benih jagung hanya 29 persen sementara standar masa jagung 85 sampai 90 persen. Ada juga yang sudah terlanjur menanam ternyata tidak tumbuh. Karenanya semua bibit ditarik kembali dan di serahkan ke provinsi untuk diganti. (HEN/SR)






