MATARAM, SR (21/6/2019)
Produk Moringa merupakan salah satu produk lokal yang dibina bersama oleh Dinas Kesehatan (Dikes) NTB dan BPOM untuk maju ke skala yang lebih besar lagi. Tahun ini kosmetik Moringa (masker) juga menjadi salah satu dari 20 produk kosmetik lokal yang dalam pengembangan dan bimbingan Dikes dan BPOM. “Saat ini kami fokus pada kualitas produksi terlebih dahulu. Bila secara kwalitas baik, maka kita bisa memanfaatkan SE Gubernur yang sudah ada untuk pemanfaatan produk lokal NTB sebagai ujung tombak pemasaran di NTB. Salah satunya adalah produk Hepatika yang saat ini SD berproses di LKPP untuk masuk dalam e-katalog. Insyaallah bisa memperluas pemasaran tidak hanya di lokal NTB tetapi juga secara nasional,” ,” ungkap Kadikes NTB, Dr. Eka.
Produk Moringa ini menjadi atensi Menteri Kesehatan RI saat berkunjung ke NTB pada acara di Golden Palace, tambah Direktur RSU Provinsi NTB, dr. Lalu Fikri. Sementara untuk penyediaan bahan Baku, sudah ada kerjasama antara Masrin (produsen) dengan KPH di wilayah Dompu. Polanya, menurut Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup NTB, Madani Mukharom adalah pengembangan tumpangsari tanaman Kelor di kawasan hutan.
Penjabat Sekda NTB, Ir. H. Iswandi, M.Si, dalam diskusi “Group Whatsapp Kepala OPD NTB Gemilang” belum lama ini meminta Pembinaan dan pendampingan tidak hanya pada aspek produksi. Namun sampai pada marketing sehingga tumbuh menjadi entitas bisnis yang dapat menyerap tenaga kerja yang besar. “Penting Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait berperan dan memfasilitasi hal-hal yang diperlukan,” pintanya.
Bahkan Sekda menugaskan Kepala Biro Umum, Fathul Gani, M.Si untuk mulai menyiapkan minuman tamu Pemprov NTB dengan jenis teh produksi dalam daerah, seperti produk Moringa yang berbahan baku kelor produk asli Dompu NTB. (SR)






