SUMBAWA BESAR, SR (25/6/2019)
Sebagai upaya untuk memupuk kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menggelar kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2019, Selasa (25/6). Bertempat di Panggung Seni Budaya Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, acara yang bertema “Melalui Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tahun 2019 Kita Budayakan Jumat Bersih” tersebut dihadiri para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa dan ketua TP PKK.
Pencanangan BBGRM ini ditandai dengan penabuhan gong oleh Bupati Sumbawa didampingi Kepala DPMD, Camat Moyo Hilir, dan Ketua TP PKK. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian beberapa jenis bantuan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada masyarakat Moyo Hilir.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa HM. Husni Djibril, B.Sc menyampaikan bahwa bulan bhakti gotong royong merupakan momentum bersama untuk menyadarkan tentang arti penting gotong royong, terutama bagi generasi penerus yang akan memikul sejarah bangsa ke depan. Haji Husni—akrab Bupati disapa berharap agar dalam serangkaian kegiatan BBGRM tahun ini dapat dilaksanakan kegiatan pembangunan dengan semangat persatuan dan kesatuan serta peran aktif masyarakat, baik tua maupun muda, juga lembaga kemasyarakatan yang meliputi kegiatan bidang ekonomi, sosial budaya, agama dan bidang lingkungan di masing-masing desa dan kelurahan.
Selain itu Ia mengingatkan agar semangat gotong royong harus diajarkan melalui kegiatan praktik-praktik yang nyata dan bukan sekedar wacana. “Melalui kegiatan yang dicanangkan hari ini, saya berharap berbagai program pembangunan pemerintah dan masyarakat baik kabupaten, kecamatan maupun desa/kelurahan dapat terealisasi dengan baik dan mendapat dukungan lebih maksimal dari berbagai elemen masyarakat dan lembaga kemasyarakatan,” imbuhnya.
Sementara itu kepala DPMD Kabupaten Sumbawa, Varian Bintoro, M.Si dalam laporannya menyatakan digelarnya kembali kegiatan pencanangan BBGRM tahun ini sebagai bentuk upaya dan reaksi atas terkikisnya tradisi gotong royong di tengah masyarakat. Menurut Varian, upaya melestarikan budaya gotong royong yang terus digodok pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini akan dapat terwujud apabila terjalin sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat, terutama ibu-ibu PKK. Peran ibu-ibu PKK dinilai sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak, sebab semangat gotong royong memang harus ditanamkan sejak dini dalam proses pendidikan di dalam keluarga.
Sebelumnya Camat Moyo Hilir, M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Moyo Hilir untuk menjadi tuan rumah Pencanangan BBGRM tingkat Kabupaten Sumbawa tahun 2019. Camat yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda itu berharap digelarnya kegiatan ini di wilayahnya dapat menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang saat ini sudah mulai memudar. (SR)






