Gubernur dan Bupati Siap Atasi Masalah Warga di Pulau Moyo

oleh -344 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (1/5/2019)

Usai meresmikan dan melaunching Kapal Cepat rute Pelabuhan Badas-Pulau Moyo, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menmyempatkan bertemu warga Labuhan Haji Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, Rabu (1/5). Didampingi Bupati Kabupaten Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc, kedatangan Gubernur disambut antusias Kepala Desa dan warga Labuhan Haji Pulau Moyo dengan tarian khas Sumbawa. Selain Bupati. Gubernur didampingi Kepala Dinas Perhubungan hingga Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTB, serta sejumlah kepala OPD lingkup Kabupaten Sumbawa. “Alhamdulillah kini sudah ada kapal cepat dari Pelabuhan Badas ke Moyo. Dengan kapal cepat ini, keterbatasan transportasi bisa teratasi dan lancar. Sehingga Masyarakat secara ekonomi bisa terbantu. Mudah-mudahan masyarakat bisa senang dan gembira. Harapan kami, kapal ini bisa terus melayani masyarakat Moyo dan Medang, sehingga masyarakat bisa terlayani dan sejahtera” tambahnya

Selanjutnya, Gubernur juga meminta langsung Kadishub NTB agar jadwal kapal cepat ini bisa ada di meja kerjanya. “Ini langkah awal, tentu ada kekurangannya. Namun saya minta agar jadwalnya tetap. Dan setiap minggu minimal 2 hingga 4 kali. Saya minta jadwal kapal ini ada di meja saya, sehingga jika ada tamu-tamu yang datang ke NTB bisa langsung saya infokan,” tutupnya diiringi tepuk tangan warga Moyo.

Gubernur dan Bupati kemudian membuka sesi diskusi dengan warga. Pertanyaan warga mengerucut pada dua hal. Yang pertama tentang abrasi pantai yang dialami warga pesisir, dan kedua terkait akses jalan yang masih terbatas dan banyak kerusakan. “Jalan kami sudah rusak dan sering terisolasi karena musim hujan. Jalanan sering longsor juga. Sering masyarakat saat sakit tidak tertolong, terutama saat musim hujan. Pernah berbulan-bulan kami tersisolasi,” ujar seorang ibu.

Warga lainnya melaporkan kepada Gubernur dan Bupati kalau beberapa kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal karena abrasi pantai. Untuk itu diminta dapat membangun bronjong sebagai antisipasi abrasi maupun gelombang yang menghantam pesisir. Demikian dengan jalan dan akses ke Air Terjun Mata Jitu juga masih sangat sulit, sehingga dikeluhkan tamu yang datang. Terhadap berbagai persoalan ini

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril berjanji akan menyelesaikannya. Sebab kehadiran pemerintah untuk mengatasi persolan masyarakat. “Pak kades tolong bantu kami petakan dan foto akses jalan yang rusak,” ucap Bupati Sumbawa. Azhar, Kadis PUPR Provinsi juga berjanji akan segera menjawab persoalan warga Pulau Moyo dengan tindakan nyata. “Insyaa Allah kami akan cek dan koordinasi langsung dengan stakeholders terkait. Kami akan segera menindaklanjuti,” janjinya. (SR/Adv)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *