Masyarakat KSB yang Belum Memiliki E-KTP Tersisa 3 Persen

oleh -322 Dilihat
Kadis Dukcapil KSB, Ibrahim, S.Sos

SUMBAWA BARAT, SR (23/2/2019)

Masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat yang sudah melakukan perekaman Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) mencapai 97 persen. Artinya masih tersisa 3 persen lagi yang belum melakukan perekaman. “Sampai sekarang pelayanan masih terus berlangsung,” ungkap Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil KSB, Ibrahim S.Sos yang ditemui SAMAWAREA belum lama ini.

Pihak Dukcapil menargetkan perekaman e-KTP mencapai 100 %. Untuk menuju target tersebut, Ibrahim mengaku dibantu KPU melalui hasil Coklit lapangan tentang data yang belum rekaman dan data masyarakat yang sudah meninggal dunia. Selain itu pihaknya intensif turun ke desa-desa untuk jemput bola. “Semua desa sudah kami kunjungi untuk melakukan perekaman, sebelum melakukan perekaman kami sudah informasikan kepada pihak desa untuk didata dan diumumkan setiap masyarakat yang belum memiliki EKTP. Bukan hanya itu sosialisasi gencar kami lakukan melalui media massa. Usaha kami sudah maksimal,” imbuhnya.

Untuk sisa 3 persen yang belum perekaman, Ibrahim menyatakan banyak faktor yang menjadi penyebab. Di antaranya apakah data tersebut bersih atau belum, masyarakat sudah puluhan tahun berada di luar negeri sebelum berlakunya sistem E-KTP sehingga masih sulit terdeteksi oleh sistem. “Kalau mereka di luar negeri sudah puluhan tahun maka tidak mungkin mereka bisa melakukan perekaman,” ujarnya.

Ditanya mengenai masyarakat yang umurnya genap 17 tahun di hari pencoblosan apakah bisa diberikan EKTP ? Ibrahim mengakui sudah mengantisipasinya. Itulah tujuannya turun ke desa-desa untuk mengidentifikasi hal tersebut. Jika ditemukan langsung bisa dilakukan perekaman, sehingga ketika nanti genap 17 tahun dapat mengambil di Dukcapil, sebab hari pencoblosan kantornya tetap membuka pelayanan seperti biasa. Demikian juga sosialisasi sekaligus pendataan ke sekolah sekolah di KSB. (HEN/SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *