Direktur RSUD Asy Syifa Mulai Jajaki Layanan Penyakit Saraf dan THT

oleh -341 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN RSUD ASY-SYIFA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (16/10/2018)

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa Sumbawa Barat, dr. Carlof Sitompul mulai menjajaki penambahan layanan untuk penyakit saraf dan penyakit Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT). Progres akan penambahan layanan saraf dan THT terus dilakukan, mengingat layanan tersebut masuk dalam dua dari 10 besar layanan rujukan Rumah Sakit Asy Syifa. Meski layanan Saraf dan THT belum bisa ditargetkan akan rampung persiapannya di tahun 2019, tapi segala bentuk factor pendukungnya terus digiatkan. Kendala persiapan dibukanya layanan tersebutpun tergolong beragam. Mulai dari sulit mendatangkan tenaga medisnya, kendala ruangan juga menjadi persoalan yang belum terpecahkan. “Kalau untuk pelayanan saraf jika dipadat-padatkan bisa bisa saja. Tapi tidak demikian untuk pelayanan THT, karena grand disain gedungnya tidak didesain untuk rawat inap melainkan hanya untuk rawat jalan, perkantoran, dan untuk pemeriksaan penunjang. Sehingga daya tampung rumah sakit saat ini tidak akan maksimal untuk mendukung dibukanya layanan tersebut,” terang dr. Carlof kepada media ini, Selasa (16/10)

Selain terkendala ruangan dan tenaga medisnya, Pihak RSUD Asy Syifa juga membutuhkan alat penunjangnya seperti alat CT Scan. Untuk itu, pihaknya telah mengajukan pegadaan alat CT Scan ke Kementerian Kesehatan di tahun 2018 dengan harapan dapat diberikan di tahun 2019 melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK). (HEN/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *