Pasca Gempa Orangtua Diminta Aktif Dampingi Anak Belajar di Rumah

oleh -285 Dilihat
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sumbawa Barat, Drs Tajuddin M.Si

SUMBAWA BARAT, SR (21/09/2018)

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Sumbawa Barat, Drs Tajudin berharap orang tua harus lebih proaktif memperhatikan anaknya dalam belajar di rumah. Pasalnya pasca gempa ada sekitar 132 sekolah yang rusak dan lebih dari 300 kelas rusak parah. Kondisi ini membuat anak-anak terpaksa belajar di tenda darurat. “Di tenda darurat hanya efektif belajar sampai pukul 10.00 saja, lewat dari jam 10 ke atas kondisinya sudah tidak nyaman karena tenda sangat panas. Dengan kondisi ini pasti anak anak tidak akan maksimal untuk menyerap ilmu yang diberikan guru-gurunya di sekolah sehingga membutukan bolow-up kembali di rumah, pelajaran apa yang diajarkan guru, itulah yang diajarkan di rumah,” harapnya.

Selain itu lanjut Tajuddin, pasca gempa juga mengganggu mental anak-anak bahkan juga guru. Rasa takut menghampiri mereka. Ini dibuktikan ketika pihaknya menghimbau sekolah melaksanakan proses belajar mengajar di dalam kelas yang dinyatakan aman, tapi banyak guru-guru yang belum berani masuk kelas. “Kita sebagai wali murid harus saling menguatkan dengan kondisi ini, dalam waktu dekat saya akan mengajak konsultan untuk melakukan himbauan langsung ke sekolah sekolah agar menggunakan kelas yang aman untuk ditempati. Kasian anak anak yang menjadi korban,” tukasnya.

Berbeda dengan kelas yang rusak parah, Tajuddin mempersilahkan untuk menggunakan tenda darurat sembari menunggu sekolah sementara dibangun pemerintah pusat untuk menjadi pengganti kelas yang dirobohkan. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *