SUMBAWA BESAR, SR (07/09/2018)
Sebagai Gubernur NTB terpilih, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc tentu memiliki tanggung jawab yang besar bagi keberlanjutan pembangunan di NTB untuk lima tahun mendatang. Ini memang terbilang berat, karena di akhir masa jabatan TGB—Amin dan awal pemerintahan Zul—Rohmi, NTB diguncang gempa beruntun. Banyak nyawa melayang, puluhan ribu rumah, infrastruktur dan fasilitas umum mengalami kerusakan. NTB sepertinya berangkat dari nol, karena bencana itu nyaris melumpuhkan sendi-sendi ekonomi di daerah yang kaya akan potensi pariwisata ini. Daripada mengutuk kegelapan lebih baik menyalakan lilin. Itulah yang kerap didengungkan Gubernur NTB terpilih ini. NTB harus kembali bangkit, ekonomi harus terus bergeliat. Karenanya Doktor Zul—sapaan akrab tokoh yang sebentar lagi dilantik menjadi Gubernur NTB periode 2018—2023 ini, mulai bergerak. Ia bertekad Visi misi untuk NTB Gemilang harus terwujud selama pemerintahannya.
Salah satu yang diikhtiarkan adalah melakukan lawatan ke Polandia. Banyak agenda yang dilakukan mantan Anggota DPR RI tiga periode dari Fraksi PKS ini di negara yang berada di daratan Eropa dan berbatasan langsung dengan Jerman, Rusia, Ukraina, Belarus, Republik Ceko, Slovakia dan Lithuania. Di antaranya bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan Polandia, Anna Moskwa. Dalam pertemuan itu, Anna mengaku sangat tertarik dan akan mengundang mahasiswa-mahasiswa NTB untuk belajar maritime di Polandia. Doktor Zul juga bertemu Menteri Luar Negeri Polandia. Pertemuan ini untuk membicarakan kerjasama NTB dengan Polandia, agar bantuan-bantuan dari luar negeri untuk NTB tidak bermasalah. Demikian dengan Menteri Energi Polandia. Dr Zul dipertemukan dengan industry-industri energy yang tertarik berinvestasi di Indonesia. Ternyata mereka tertarik investasi di renewable energy, pertambangan, listrik dan perumahan. Dalam pertemuan itu, para pelaku industri ini menawarkan pembangunan perumahan yang sangat hemat energi.
Masih terkait dengan industri, Dr. Zul menemui Presiden Polish Development Fund yang selama ini membantu perusahaan-perusahaan Polandia berinvestasi ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. “Dari pertemuan ini, Presiden Polish Development Fund ini sedang mencari skema yang pas untuk membantu perusahaan Polandia yang ingin membantu pembangunan rumah korban gempa di NTB,” pungkas Dr. Zul kepada SAMAWAREA, Jumat (7/9). (JEN/SR)






